Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10.000 Orang Akan Unjuk Rasa Gulingkan Ahok

Aksi yang diselenggarakan oleh Forum Umat Islam itu, memiliki tujuan utama meminta DPR agar mendesak Kementerian Dalam Negeri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 10.000 Orang Akan Unjuk Rasa Gulingkan Ahok
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  Sekitar 10.000 orang akan berunjukrasa untuk menggulingkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017.

Aksi yang disebut-sebut 212 bagian dua ini, dimotori oleh Forum Umat Islam. Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan unjuk rasa, dan menyatakan kesiapannya untuk menjaga keamanan di lokasi sekitar demonstrasi.

"Massanya sekitar 10 ribu di suratnya. Maka pihak Polda Metro Jaya akan menyiapkan beberapa personel untuk mengamankan. Kita nanti akan mempersiapkan, kita akan melihat dulu arahnya gimana. Kita komunikasikan," ujar Argo saat dihubungi, Minggu (19/2/2017).

Polda Metro Jaya bersama TNI akan mengerahkan personel sesuai kebutuhan. Argo mengatakan, pihak kepolisian tak mempersalahkan adanya unjuk rasa selama menaati Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Intinya kan' mau bertemu pimpinan dewan, itu hal biasa silakan saja tidak masalah. Yang terpenting taati aturan. Jam 18.00 harus bubar, kan gitu. Kemudian tidak merusak fasilitas umum, ya semua sesuai ketentuan. Makanya kita melakukan pengamanan," ujar Argo.

Aksi yang diselenggarakan oleh Forum Umat Islam itu, memiliki tujuan utama meminta DPR agar mendesak Kementerian Dalam Negeri mencopot Ahok sebagai gubernur. Serta memenjarakan Ahok sebagai terdakwa penodaan agama.

Rekomendasi Untuk Anda

FUI juga meminta DPR untuk bertindak atas kriminalisasi ulama dan menyetop penangkapan terhadap mahasiswa. Demi mengawal aksi itu, pihak kepolisian akan menurunkan Polisi wanita.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas