Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Banjir Masih Hantui Jakarta, Ahok: Tunggu Sampai Normalisasi Selesai

"Normalisasi sekarang kan masih belum selesai, belum cukup. Sedangkan hujannya terus-menerus. Jadi, tunggu sampai normalisasi selesai,"

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Banjir Masih Hantui Jakarta, Ahok: Tunggu Sampai Normalisasi Selesai
Tribunnews.com/ Wahyu Aji
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mengunjugi kawasan banjir di Cipinang Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejumlah titik di Jakarta dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota, Selasa (21/2/2017) pagi.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan solusi mengatasi banjir adalah normalisasi sungai dan juga waduk.

"Normalisasi sekarang kan masih belum selesai, belum cukup. Sedangkan hujannya terus-menerus. Jadi, tunggu sampai normalisasi selesai," kata Ahok di Balai Kota.

Baca: Temui Komisi III DPR, FUI Tuntut Agar Ahok Nonaktif Dari Gubernur

Menurutnya, air di sungai maupun waduk dapat meluap apabila hujan terus mengguyur.

Terlebih, jika sungai dan waduk yang berfungsi sebagai tampungan air berkurang daya tampungnya akibat bangunan yang berdiri di atasnya atau di pinggiranya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena itu, kalau hujan deras terus-menerus, berarti harus sediakan wadah atau tampungan air yang lebih besar. Sungai-sungai dan waduk-waduk harus diperlebar lagi," kata Ahok.

Baca: Jakarta Dikepung Banjir, Ahok: Bersyukur Air Laut Tidak Lewati Tanggul

Ahok menambahkan, banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas sungai atau di pinggir sungai mengakibatkan penyempitan sungai,

Akibatnya daya tampungnya ikut berkurang.

"Sekarang ini, wadah atau tampungan air itu kan semakin sempit," kata Ahok.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas