Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kondisi Memprihatinkan Bangunan Bersejarah Pasar Heksagon di Jalan Pasar Ikan

"Ya memang sayang sekali itu ya (Kondisi Bangunan Pasar Heksagon). Tapi, sebenarnya jadi nanti bersinergi dulu, ke Pemprov-nya,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kondisi Memprihatinkan Bangunan Bersejarah Pasar Heksagon di Jalan Pasar Ikan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pasar Heksagon, yang berlokasi di Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, kondisi saat ini semakin memprihatinkan, Kamis (23/2/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Humas PD Pasar Jaya Muhammad Fahri mengklaim pihaknya menjaga bangunan Pasar Heksagon sambil menunggu kejelasan penataan kawasan dari Pemprov DKI.

Namun, pengamatan di lapangan, Kamis (23/2/2071) menunjukkan, kondisi bangunan itu amat memprihatinkan dan nyaris roboh.

Atap bangunan bersejarah yang didirikan tahun 1920 itu banyak bolong dan gentengnya hilang dijarah orang.

Pasar Heksagon itu menurut Fahri sudah masuk Cagar Budaya‎ sehingga pihaknya tak dapat ujug-ujug mengaktifkan kembali bangunan pasar itu.

Ia mengklaim sampai saat masih menjaga aset bersejarah tersebut.

"Ya memang sayang sekali itu ya (Kondisi Bangunan Pasar Heksagon). Tapi, sebenarnya jadi nanti bersinergi dulu, ke Pemprov-nya," katanya saat Warta Kota menghubunginya, Kamis (23/2/2017).

"Tapi, kedepannya memang seperti itu. Lalu, sampai aset-aset yang bersejarah itu sampai saat ini masih kami jaga baik-baik dulu. Dijaga dulu,"
tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menjelaskan, dengan menjaga aset bersejarah tersebut pihaknya akan lebih lanjut melakukan rencana selanjutnya sekaligus bersinergi dengan pihak Pemprov DKI Jakarta.

"Baru nanti planning itu jika kami sudah matang lalu dapat konsep untuk museum Bahari agar dapat diketahui semua masyarakat, kuliner, perbelanjaan di pasarnya serta wisata pada pantainya, maka akan dilakukan (pembangunan) itu," ujarnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas