Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tim Pemenangan Rano-Embay Minta Pemungutan Suara Ulang di Kota Tangerang

Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay, Ahmad Basarah, mengatakan dugaan pelanggaran itu sudah dilaporkan ke Panwaslu Kota Tangerang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tim Pemenangan Rano-Embay Minta Pemungutan Suara Ulang di Kota Tangerang
Repro/Kompas TV
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno (dua kanan) dan Embay Mulya Syarief (kanan) bersama Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay, Ahmad Basarah (dua kiri) menggelar jumpa pers di Tangerang, Banten, Rabu (15/2/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Tim Pemenangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief, meminta pemungutan suara ulang di Kota Tangerang setelah menemukan banyak dugaan pelanggaran pada Pilkada Banten.

Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay, Ahmad Basarah, mengatakan dugaan pelanggaran itu sudah dilaporkan ke Panwaslu Kota Tangerang, namun hingga kini belum ditanggapi.

"Untuk itu kami ingin umumkan, diduga terjadi upaya dari penyelenggara pemilu untuk tidak melakukan tugas pokok dan fungsi," kata Basarah di Posko Sobat Rano, Tangerang, Rabu (22/2/2017).

Basarah menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu RI, KPU RI, Kapolri, Jaksa Agung dan pimpinan KPK untuk memonitor dinamika Pilkada Banten, khususnya di Kota Tangerang.

Pengawasan itu berkaitan dengan penyelenggara pemilu dan pihak yang diduga memiliki kepentingan pada Pilkada Banten.

"Oleh karena itu berdasar tim kami, kami meminta dilakukan PSU (pemungutan suara ulang) di seluruh Kota Tangerang. Karena jelas temuan ini, kami merasa temukan indikasi ada skenario terstruktur, sistematis dan massif sejak Pilkada Banten diadakan," kata Basarah.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas