Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sandiaga Uno: Percuma Gedung Tinggi dan Jembatan Bagus Kalau Warganya Stress

"Saya kemarin didatangi ahli jiwa, katanya 20 persen warga DKI mengalami gangguan jiwa,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Sandiaga Uno: Percuma Gedung Tinggi dan Jembatan Bagus Kalau Warganya Stress
Tribunnews.com/ Nurul Hanna
Sandiaga Uno dan Neno Warisman saat menghadiri acara Seminar Parenting bertema Mendidik dengan Cinta di Hotel Alia Cikini, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (5/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pola asuh anak, menjadi perhatian calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Pola asuh bisa dilakukan orangtua maupun guru di sekolah.

Baca: Wakil Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot: KPU DKI Tak Profesional dan Kinerjanya Amatiran

calon wakli gubernur nomor urut tiga tersebut menuturkan pola asuh yang salah bisa berdampak terhadap gangguan jiwa.

"Saya kemarin didatangi ahli jiwa, katanya 20 persen warga DKI mengalami gangguan jiwa," kata Sandiaga Uno saat menghadiri seminar parenting di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (5/3/2017).

Baca: Tinggalkan Rapat Pleno KPU DKI, Ahok: Kami Juga Kan Punya Kegiatan Banyak

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau di ruangan ini ada 80 berarti sekitar ada 16 yang menderita gangguan jiwa dari ringan, sampai berat," tambahnya.

Sandiaga mengatakan gangguan jiwa ada kaitannya dengan good parenting atau pola asuh yang baik.

Baca: Ahok Ingin Banyak Blusukan Saat Kampanye Putaran Dua

Jika orangtua dan guru melakukan pola asuh ideal, tentu akan berdampak terhadap kesehatan jiwa masyarakat.

"Jadi kalau gedung tinggi, jembatan bagus, percuma kalau warganya stress," ungkap Sandiaga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas