Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Orangtua Pilih Ahok, Ijazah Anak Ditahan Pihak Sekolah

C Suhadi anggota relawan Ahok-Djarot, mendatangi MTs Ruhul Islam, di kawasan Menteng Wadas, Pasar Rumput

Orangtua Pilih Ahok, Ijazah Anak Ditahan Pihak Sekolah
Wahyu Aji
Alfiyah, ibu dari Marwan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - C Suhadi anggota relawan Ahok-Djarot, mendatangi MTs Ruhul Islam, di kawasan Menteng Wadas, Pasar Rumput Jakarta Pusat, untuk mengantarkan Alfiyah (50).

Alfiyah adalah ibu dari Marwan, alumni sekolah yang hingga kini ijazahnya belum diberikan.

Awalnya Alfiyah mendatangi Balai Kota DKI beberapa waktu lalu mengadukan nasib ijazah anaknya yang sudah empat tahun masih ditahan oknum sekolah.

Alfiyah menuturkan, ditahannya ijazah oleh oknum sekolah tersebut karena setelah Alfiyah ditanya Pilgub lalu pilih siapa.

"Saya pilih Ahok," jawab Alfiyah pada oknum sekolah tersebut. Secara spontan pula oknum sekolah tersebut mengatakan tidak akan memberikan ijazah Marwan karena ibunya memilih Ahok.

Atas dasar Itulah Alfiyah mengadukan hal ini ke ke Balai Kota DKI.

C Suhadi bersama Bobi Worotikan diberikan tugas dari Relawan Ahok-Djarot untuk menyelesaikan kasus ini dengan mendatangi sekolah. Sebagai Relawan, Suhadi menyesalkan sikap oknum guru yang mengait urusan hak seseorang kepada urusan politik Pilkada DKI Jakarta.

"Pilihan itu dilindungi oleh undang-undang, sehingga paslon manapun boleh dipilih sesuai kehendak pemilih, tidak boleh ditekan-tekan, ditakut-takuti maupun diintimidasi. Kalau ada hal itu terjadi kami tidak segan-segan untuk turun ke lapangan," kata Suhadi lewat pesan singkat yang diterima, Senin (6/3/2017).

Dalam kesempatan itu, Suhadi, Bobi dan Alfiyah diterima oleh Kepala Sekolah Ruhul Islam Siti Rosyidah. Rosyidah yang baru menjabat kepala sekolah, selama tiga tahun ini lantas berkoordinasi dengan pendahulunya.

Dari hasil koordinasi itu disepakati senin hari ini, untuk memberikan ijazahnya kepada Alfiyah.

"Jadi senin (hari ini) akan kita berikan ijazahnya setelah administrasinya diselesaikan. Dan memang ijazahnya dibawa oleh Kepala sekolah sebelum saya," kata Rosyidah menjelaskan.

Menurut Rosyidah, Marwan Memang masih ada kekurangan administrasi sekitar Rp 5 juta.

"Hari ini akan kami selesaikan masalah administrasinya, dan tolong ijazahnya juga diberikan ke Ibu Alfiyah," kata Suhadi.

Mendengar itu Alfiyah pun merasa girang karna ijazah anaknya yang ditunggu-tunggu bakal keluar.

Suhadi juga mengucapkan terima kasihnya kepada pihak sekolah, yang telah bekerja sama dengan baik untuk menyelesaikan tertahannya ijazah Marwan tersebut.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas