Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok Baru Saja Bertemu Probosutedjo, Apa Saja yang Dibicarakan?

"Ada motivasi keluarga untuk mengklarifikasi itu bukan sikap keluarga Cendana," katanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Ahok Baru Saja Bertemu Probosutedjo, Apa Saja yang Dibicarakan?
Repro/Kompas TV
Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima dukungan dari Gerakan Relawan Agus-Sylviana (Gerasi) di Jalan Talang, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Raja Juli Antoni ,juru bicara Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mengungkap perbicangan dalam pertemuan di rumah adik tiri mendiang mantan Presiden Soeharto, Probosutedjo, di kediamannya Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2017).

Menurutnya, Ahok sapaan Basuki membahas soal kejadian pengusiran ketika calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat hadir ke acara Haul Presiden kedua Indonesia Soeharto di Masjid At-Tin.

Namun, Djarot akhirnya bisa masuk setelah menunjukkan undangan resmi.

"Kabarnya, hal yang diobrolkan itu berkaitan kejadian kemarin Pak Djarot yang menghadiri Haul Soeharto, tetapi dapat perlakuan tidak Islami," kata Toni kepada wartawan di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, ‎Kamis (16/3/2017).

Menurut Toni, keluarga Cendana mencoba klarifikasi bahwa peristiwa pengusiran Djarot bukanlah kehendak ‎mereka.

"Ada motivasi keluarga untuk mengklarifikasi itu bukan sikap keluarga Cendana," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Toni menjelaskan, kehadiran Ahok untuk menjenguk Probosutedjo yang tengah sakit.

"Pak Probo sedang tidak fit makanya berkunjung," kata Toni.

Sebelumnya tim sukses pasangan nomor urut dua, Ruhut Sitompol, mengatakan sejak dulu Probosutedjo mendukung Ahok. Probosutedjo menilai Ahok memimpin Jakarta dengan baik.

"(Probo) Senang dengan Pak Ahok karena tahu prestasi-prestasinya, minta mengundang Pak Ahok ke rumahnya. Bukan kemudian beritanya Pak Ahok menghadap. Kami diundang. Ngobrol-ngobrol," kata Ruhut.

"Pak Ahok sudah memberikan bukti bukan janji. Semua orang tahu alasannya. Kau merasakan hebatnya Ahok dan Djarot memimpin, orang aja belagak nggak tahu," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas