Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orang Enggak Akan Tanya IP Anda Berapa

"IP yang tinggi akan mengantarkan Anda dapat panggilan wawancara. Tapi di ruang wawancara, yang penting adalah kemampuan berpikir analitis."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Orang Enggak Akan Tanya IP Anda Berapa
KOMPAS IMAGES
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama para pelajar usai mengisi acara di Masjid Jami' Matraman, Minggu (2/4/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pesan kepada pelajar SMA yang akan mengikuti Ujian Nasional.

Pesan-pesan Anies bukan soal cara menghadapi ujian, melainkan tentang yang harus mereka hadapi setelah UN.

"Saya di sini yakin Anda nilai UN-nya nanti tinggi-tinggi. Saya malah ajak adik-adik berpikir, habis UN mau apa? Masuk kuliah mau apa? Saya malah mau pesen buat Anda yang akan memasuki masa kuliah," ujar Anies di Masjid Jami Matraman, Pegangsaan, Minggu (2/4/2017).

Anies mengatakan, masa kuliah itu berbeda dengan masa sekolah.

Dalam dunia perkuliahan, mereka bisa masuk kelas pada jam yang berbeda tiap harinya. Anies menjelaskan, masa kuliah adalah masa pembelajaran di dalam dan di luar kelas.

"Kalau Anda kuliah hanya dalam kelas, Anda merugi. Saat kuliah Anda harus belajar di dalam kelas dan di luar kelas," ujar Anies.

Menurut Anies, kualitas seseorang tidak diukur dari IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) mereka saat kuliah. I

Rekomendasi Untuk Anda

tu sebabnya Anies meminta para pelajar itu untuk aktif di luar kelas juga. Sehingga, para pelajar itu menjadi lebih siap lagi untuk menghadapi persaingan setelah masa kuliah.

"Orang enggak akan tanya lagi Anda kuliah berapa tahun, IP Anda berapa, enggak ada yang tanya. Pertanyaannya tentang karakter Anda bukan nilai," ujar Anies.

Meski demikian, Anies bukan mengajarkan kepada mereka untuk tidak perlu berjuang meraih IP tinggi. Anies mengatakan IP yang tinggi tetap diperlukan.

"IP yang tinggi akan mengantarkan Anda dapat panggilan wawancara. Tapi di ruang wawancara, yang penting adalah kemampuan berpikir analitis, sistematis, leadership Anda, bukan IP lagi," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Penulis: Jessi Carina

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas