Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies-Sandi Unggul dari Ahok-Djarot ‎Berdasarkan Survei Median

Diantaranya, banyak masyarakat yang menilai pasangan yang diusung Gerindra dan PKS tersebut antitesa dari pasangan petahana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Anies-Sandi Unggul dari Ahok-Djarot ‎Berdasarkan Survei Median
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat bersalaman dengan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat terakhir Pilkada DKI Jakarta mengambil tema kependudukan dan peningkatan kualitas masyarakat jakarta. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam riset Pilkada DKI 2017 terbarunya, ‎Media Survei Nasional (Median) menempatkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dengan angka 49,8 persen.

Sementara itu rivalnya, pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan angka 43,5 persen.

Warga yang belum menentukan pilihan sebesar 6,7 persen.

Direktur eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan unggulnya pasangan Anies-Sandi disebabkan oleh beberapa faktor.

Diantaranya, banyak masyarakat yang menilai pasangan yang diusung Gerindra dan PKS tersebut antitesa dari pasangan petahana.

Pemilih Anies-Sandi‎ lebih memberikan alasan emosional dan non rasional dalam menjatuhkan pilihannnya.

Faktor emosional lebih dominan dalam memilih Anies-Sandi dengan angka 60,4 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Seperti alasan se-agama, santun, asal bukan ahok, berwibawa, merakyat, dan peduli. Sedangkan faktor rasional seperti program, cerdas, Jakarta lebih baik, mampu memimpin, berpengalaman, visi dan misi, hanya 31,1 persen mempengaruhi pemilih Anies-sandi,”kata Rico di Jakarta, Senin (10/4/2017).

Sementara alasan memilih Ahok-Djarot lebih didominasi faktor rasional.

Warga yang menjatuhkan pilihan kepada Ahok-Djarot karena faktor rasional mencapai 67,1 persen.

‎"Seperti kinerjanya terbukti, bersih, programnya bagus, Jakarta lebih baik, berpengalaman, dan sebagainya. Sedangkan faktor-faktor non rasional atau emosional hanya berpengaruh 18,2 persen, seperti tegas, peduli, adil dan terbuka, seagama, berwibawa, dan sebagainya,” kata Rico.

Sementara itu dalam hal stigamatisasi, menurut Rico, pasangan Ahok-Djarot lebih tinggi dibandingkan pasangan Anies-Sandi.

Hal negatif yang disampaikan terhadap pasangan Ahok-Djarot mencapai 62,1 persen, seperti cara bicara, arogan, kurang sopan, tukang gusur, dan penista agama.

"Sedangkan hal negatif yang disematkan kapada Anies-sandi hanya 23,7 persen seperti kinerja yang belum terlihat, umbar janji, terlalu menyerang Ahok, kurang tegas, dan sebagainya,” ujarnya.

Survei Median tersebut dilakukan pada tanggal 1-6 April 2017.

Survei dilakukan terhadap 1.200 responden warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih.

Riset tersebut memiliki rentang margin of Error sebesar +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sampel dipilih secara random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional atas Kotamadya dan gender.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas