Eks Aktivis 98: Siapapun yang Buat Onar Saat Pencoblosan Saya Anggap Kampungan
Siapapun yang terpilih harus bisa membawa perubahan bagi Jakarta. Bagi yang kalah harus legowo.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks aktivis 98 M Solihin menyayangkan adanya isu kerusuhan jelang pencoblosan pilkada DKI Jakarta yang berhembus kencang di media sosial.
Menurutnya siapapun yang menghendaki kondisi ibukota rusuh adalah orang kampungan.
"Kami mengimbau agar warga Jakarta untuk waspada dan menjaga Pilkada DKI ini berlangsung aman. Bagi siapapun yang membuat rusuh dan onar kami anggap kampungan,” ujar M Solihin dalam pernyataannya, Selasa(18/4/2017).
M Solihin mengatakan Pilkada DKI Jakarta harus bebas dari intimidasi yang berujung pada aksi rusuh massa.
Seluruh masyarakat harus berperan aktif menjaga dan melindungi agar tidak terjadinya aksi anarkis yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
M Solihin juga berharap agar pihak keamanan untuk benar-benar bekerja keras mengamankan jalannya pemungutan suara esok hari.
Ditanya soal pengamanan di setiap TPS dimana akan dijaga 1 TNI dan 1 Polisi, M Solihin mengatakan dengan kondisi panas seperti ini sudah sepatutnya pihak keamanan menambah personilnya di setiap TPS.
“Harusnya ditambah, tapi warga juga bisa berperan aktif ikut menjaga. Saya berharap banyak relawan baik itu dari pasangan calon maupun mahasiswa yang ikut sukarela mengamankan di setiap TPS,” tegasnya.
Ia juga berharap Pilkada DKI 2017 ini berjalan lancar, damai dan kondusif yang menjadikan ibukota berlangsung harmonis.
Siapapun yang terpilih harus bisa membawa perubahan bagi Jakarta. Bagi yang kalah harus legowo.
“Bagi kami Jakarta aman harga mati, siapapun yang berbuat rusuh harus segera ditindak oleh aparat keamanan,” tandasnya.
Baca tanpa iklan