Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kalah di Hitung Cepat, Ahok Akan Ikuti Langkah Foke?

Mengingat Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu, Fauzi atau Foke yang kalah dalam hasil quick count lembaga survei langsung mengucapkan selamat kepada Jokowi

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kalah di Hitung Cepat, Ahok Akan Ikuti Langkah Foke?
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat bersama partai pendukung serta relawan memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (19/4/2017). Ahok dan Djarot mengucapkan selamat atas keunggulan pasangan Anies-Sandi pada penghitungan cepat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, pasangan petahana kalah dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Pada Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu, pasangan Joko Widodo- Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) berhasil mengalahkan petahana saat itu,Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli.

Mengingat Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu, Fauzi atau Foke yang kalah dalam hasil quick count lembaga survei langsung mengucapkan selamat kepada Jokowi- Ahok sebagai pemenang.

Beberapa hari kemudian, Foke mengajak Jokowi berkeliling Balai Kota DKI Jakarta.

Dia menjelaskan satu per satu ruangan di Balai Kota dan memperkenalkan pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI kepada Jokowi.

Kini, pada Pilkada DKI Jakarta 2017, petahana kembali menelan kekalahan. Pasangan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat kalah berdasarlan hasil quick count beberapa lembaga survei dari pesaingnya, pasanganAnies Baswedan- Sandiaga Uno.

Seperti Foke, Ahok terlihat menerima hasil tersebut dan langsung mengucapkan selamat kepada Anies-Sandiaga. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dia tak berencana menggugat hasil penghitungan kepada Mahkamah Konstitusi (MK), seperti halnya Foke ketika itu.

Kemudian, apakah Ahok akan mengikuti langkah Foke dengan mengajak pihak pemenang berkeliling Balai Kota DKI Jakarta?

"Beliau kan sudah sering datang dulu waktu (menjabat) menteri (Mendikbud), tetapi nanti kita tunggu Oktober saja," kata Ahok, di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).

Saat menjabat sebagai Mendikbud, Anies tercatat pernah menyambangi Balai Kota DKI Jakarta. Ia datang pada peringatan Hari Film Nasional yang diselenggarakan Rabu (30/3/2016).

Sementara itu, Sandiaga Uno terlihat lebih sering menyambangi Balai Kota ketimbang Anies.

Dia pernah datang untuk menemui Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dan saat menghadiri acara Anugerah Jurnalistik MH Thamrin-PWI Jaya ke-42 Tahun 2015-2016.

Saat itu, Sandiaga berkelakar sekaligus ingin melihat calon kantor barunya. Meskipun tak janji mengajak berkeliling Balai Kota DKI Jakarta, Ahok berjanji untuk memberikan data yang dibutuhkan oleh Anies-Sandiaga.

Ahok menyebut, siapa pun kini dapat memperoleh data tentang DKI dengan mudah. Sebab, Pemprov DKI Jakarta menerapkan konsep open governance.

"Karena semua rapat di-upload ke Youtube, semua data dibuka sampai semua keuangan, e-budgeting ditelusuri, enggak ada transaksi tunai. Jadi kamu kalau mau tahu Jakarta bisa ke Jakarta Smart City," kata Ahok.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas