Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dor! Kanit Provos Tembak Anak Kandung Hingga Tewas di Bengkulu

Dugaan sementara, penembakan dilakukan Aiptu Bekti karena mengira orang yang memasuki rumahnya adalah pencuri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Dor! Kanit Provos Tembak Anak Kandung Hingga Tewas di Bengkulu
sport-kid.net
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus salah tembak oleh oknum polisi terhadap satu keluarga di Lubuklinggau belum lama ini terjadi. Namun, kasus serupa kembali terjadi.

Seorang Kepala Unit Provos Polsek Ratu Agung, Bengkulu, Aiptu Bekti Sutikno (43 th), menembak anak kandung di rumahnya, Jalan Sumatera 5, Sukamerindu, Teluk Segara, Kota Bengkulu, Rabu (26/4/2017) pagi.

Dugaan sementara, penembakan dilakukan Aiptu Bekti karena mengira orang yang memasuki rumahnya adalah pencuri.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul menceritakan kronologi kejadian.

Sekira pukul 04.00 WIB, Aiptu Bekti Sutikno mendengar suara dari balik pintu kamarnya.

Lantas, ia beranjak untuk mengecek sumber suara dengan mengambil senjata api miliknya.

Dan seketika Aiptu Bekti Sutikno langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah sosok pria tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Peluru Aiptu Bekti mengenai bahu sebelah kanan sasarannya.

Dan saat itu ia melihat ternyata sosok pria yang ditembaknya adalah anak kandungnya yang berusia 14 tahun, Bagas Alvravigo.

"Setelah itu, Aipda Bekti Sutikno langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah korban dan mengenai bahu sebelah kanan dan melihat korban tersebut anak kandungnya sendiri," ujar Martinus.

Melihat korbannya adalah sang anak, Aiptu Bekti Sutikno dan keluarga langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu.

Namun, saat itu nyawa sang anak tak tertolong.

"Untuk sementara korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk dilakukan Visum Et Repertum serta pengeluaran proyektil yang masih dalam tubuh korban," kata Martinus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas