Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ditolak Warga, PT KAI Tetap Lanjutkan Proyek Jalur Baru Double-double Track Manggarai-Cikini

Pihak PT KAI memastikan akan melakukan penertiban dan pengosongan meski warga menolak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sapto Nugroho
ior Manager Humas PT KAI Daops I Jakarta, Suprapto menunjukkan sertifikat lahan milik PT KAI saat jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugra
ior Manager Humas PT KAI Daops I Jakarta, Suprapto menunjukkan sertifikat lahan milik PT KAI saat jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugra
ior Manager Humas PT KAI Daops I Jakarta, Suprapto menunjukkan sertifikat lahan milik PT KAI saat jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan tetap melanjutkan proyek pembangunan jalur double-double track (DDT) Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan menuju Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Pihak PT KAI memastikan akan melakukan penertiban dan pengosongan meski warga menolak.

Baca: Warga Kukuh Tolak Penggusuran untuk Proyek Jalur KA Manggarai-Bandara Soekarno-Hatta

Senior Manager Humas PT KAI Daops I Jakarta Suprapto, saat menunjukan sertifikat lahan  milik PT KAI saat jumpa pers di  Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017). PT KAI mengklarisifikasi bahwa Proses pengosongan dan penertiban bangunan lahan milik PT KAI sudah disosialisasikan dan dikomunikasikan dengan warga setempat.
Senior Manager Humas PT KAI Daops I Jakarta, Suprapto menunjukkan sertifikat lahan milik PT KAI saat jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

PT KAI terus berupaya berdialog dengan warga yang melakukan penolakan.

Simak penjelasan Kepala PT KAI Daops I Jakarta, Jhon Robertho saat jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017), dalam tayangan video di atas. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas