Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Anak Sempat Melarang Mimi Pergi ke Cibodas: Ragu Saat Mau Berangkat

Namun menurutnya, Mimi sendiri memang ragu untuk mengikuti acara tersebut, tapi lantaran tidak enak dengan temannya

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
zoom-in Anak Sempat Melarang Mimi Pergi ke Cibodas: Ragu Saat Mau Berangkat
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Kondisi bus tabrakan maut di Puncak, Cianjur masih terprosok di tengah perkebunan warga. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rohmat Efendi (57), suami dari Mimi Setiawati, korban kecelakaan di kawasan Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, merasa kehilangan sosok istrinya yang telah menemaninya hingga memiliki tiga orang anak.

Di antaranya Reni Setia Efendi (30), Ristiyo Fendi Gunawan (24), Irvan Triutomo (13).

Sebelumnya pria kelahiran Semarang ini mengaku sangat berat melepaskan kepergian sang istri saat ke Cibodas, padahal Mimi sendiri sudah kerap kali pergi mengikuti berbagai kegiatan.

"Saya juga gak tau pas sebelum berangkat itu kayaknya berat aja ngelepas ibu pas mau pergi ke acara itu," kata Rohmat, di Jalan Kampung Duku, Kebayoran Lama, Senin (1/5/2017).

Selain itu keberangkatan Mimi ke Cibodas untuk ikut kegiatan anggota KPPS Kebayoran Lama, sempat tak di izinkan oleh Irvan anak ketiga Mimi yang masih kelas satu SMP.

"Ini si Irvan padahal udah gak bolehnya ibunya pergi, sebelum berangkat Irvan tanya ke ibunya mau kemana bu? Kapan pulang? Ibunya jawab Senin pulang," tutur Rohmat.

Namun menurutnya, Mimi sendiri memang ragu untuk mengikuti acara tersebut, tapi lantaran tidak enak pada temannya ia pun akhirnya ikut dalam acara tersebut.

Berita Rekomendasi

"Ibu itu bimbang sebenarnya tidak mau ikut, cuma kan emang si ibu udah sering ikut beginian jadi gak enak kalo gak ikut, jadi mau pergi itu kayak ragu," katanya.

Selain itu selama empat hari mimi juga terlihat rajin bersih bersih rumah, tidak seperti biasanya.

"Selama empat hari ini ibu itu rajin bersih bersih, sebelum berangkat juga sempat beli donat dulu buat Irvan, tapi kami gak merasa firasat apa apa, cuma memang saya agak sedikit berat saat ibu izin pamit," katanya.

Sementara itu Reni Setia Efendi (30) mengungkapkan bahwa sebelumnya ibunya memang berniat untuk pergi ke Singapura untuk berlibur bersama teman-temannya.

"Ibu memang sempat mau urus imigrasi pengen ke Batam-Singapura, sama teman temannya, tapi saya gak tau kapan jalannya, cuma bilang ramadhan mendatang," katanya.

Namun harapan tersebut pupus lantaran kecelakaan bus di kawasan Ciloto mengakibatkan istri tiga orang anak ini kehilangan nyawa.

Sebelumnya, bus Kitrans dengan nopol B 7057 BGA jurusan Jakarta-Cianjur mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, Cianjur, Jawa Barat.

Peristiwa nahas itu terjadi kemarin (30/4) pagi.

Rencananya, bus itu akan membawa rombongan KPPS Kebayoran Lama Utara wisata ke Kebun Raya Cibodas sekaligus mengadakan acara perpisahan usai pencoblosan Pilkada DKI 2017.

Nahas, rem bus blong hingga menabrak kendaraan di depannya.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 11 orang tewas, lima orang luka berat, dan 42 luka ringan. Empat dari korban tewas merupakan penumpang bus Kitrans yang merupakan rombongan KPPS Kelurahan Kebayoran Lama.

Empat korban tersebut antara lain, Mimi, warga Jalan Kampung Duku, Sudinar, warga Jalan Peninggaran Timur II, Suyatna, warga Jalan Bendi Besar Ujung, dan Wagirun, warga Jalan Pelita.

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas