Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Kronologi Insiden Tabrakan Kereta dan Minibus di Senen

Awalnya, insiden itu terjadi karena arus kendaraan bermotor yang melintas dari arah Tanah Tinggi menuju ke Ripoli padat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insiden tabrakan kereta Walahar Ekspres tujuan Tanjung Priok-Purwakarta dan minibus GrandMax terjadi di perlintasan kereta Jalan Kembang Pacar, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2017).

Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Dua orang penumpang minibus GrandMax atas nama Aris dan Rizal meninggal dunia.

Saat ini, korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Korban dua orang dari hasil identifikasi bernama Aris dan Rizal, warga Kramat Sentiong, Jakarta Pusat," tutur Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Suyudi, kepada wartawan, Selasa (13/6/2017).

Dia menjelaskan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi karena arus kendaraan bermotor yang melintas dari arah Tanah Tinggi menuju ke Ripoli padat.

Pintu perlintasan kereta api ditutup, namun ekor mobil di belakang karena antrean panjang.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat pintu peringatan kereta berbunyi, mobil belum juga bisa bergerak. Kecelakaan tak terhindarkan. Kereta menghantam Grandmax.

"Mobil begitu ditabrak kereta sempat terseret kurang lebih hampir 30 meter, kemudian terseret dan terbakar," ujarnya.

Korban di dalam mobil yang terseret dan terbakar meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara, kereta juga terbakar. Namun, penumpang masih bisa menyelamatkan diri sehingga tak ada korban di dalam gerbong.

"Jadi ada satu gerbong yang terbakar. Mobil di bawah kereta keseret dan juga mobil agak ringkih membawa baju tekstil dagangan," tambahnya.(*) 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas