Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polres Metro Bekasi Kota akan Gelar Perkara Kasus Kaesang

"Gelar perkara kita lakukan secepatnya dan dilakukan oleh internal kami," kata Hero Henrianto Bachtiar di Bekasi

Polres Metro Bekasi Kota akan Gelar Perkara Kasus Kaesang
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota akan melakukan gelar perkara kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Kaesang Pangarep, anak Presiden Joko Widodo di video blog-nya.

Menurut Kapolrestro Bekasi Kota, Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, gelar perkara dilakukan untuk membuktikan laporan yang dilayangkan Muhammad Hidayat S (52) warga Jalan Palem V, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

"Gelar perkara kita lakukan secepatnya dan dilakukan oleh internal kami," kata Hero Henrianto Bachtiar di Bekasi, Jumat (7/7/2017).

Hero mengatakan, sejauh ini pihaknya telah meminta keterangan para saksi ahli. Di antaranya ahli pidana dari Universitas Trisakti, ahli bahasa dari Universitas Negeri Jakarta dan ahli komunikasi informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informasi RI.

Namun Hero menolak hasil pemeriksaan keterangan saksi itu dibeberkan. Menurut dia, hasil pemeriksaan itu akan ditampilkan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Baca: Kasus Kaesang Ditutup Polisi, Pelapor: Jangan Ssampai Masyarakat Dibodohi

"Keterangan saksi ahli belum bisa kami sampaikan. Kalau terbukti mengandung unsur pidana nanti akan ditingkatkan menjadi penyidikan," ujar Hero.

Karena itulah, kata dia, saat ini proses laporan yang dilayangkan Hidayat masih berlanjut.

Penyidik tetap memproses laporan Hidayat karena berpegang pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap) nomor 14 tahun 2012 tentang manajemen penyidikan.

Laporan yang masuk harus ditindak lanjuti, mulai dengan klarifikasi dari pelapor.

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas