Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebelum Ditemukan Tewas Tenggelam, Taufik Sempat Dikejar Polisi

Mayat pria bertato yang tewas mengambang di Sungai Deli Jl Badur, Gang Buntu, Lingkungan X, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun diketahui bernama

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Mayat pria bertato yang tewas mengambang di Sungai Deli Jl Badur, Gang Buntu, Lingkungan X, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun diketahui bernama Taufik (34). Sehari-harinya, Taufik bekerja sebagai penarik becak motor.

Setelah penemuan ini, satu persatu keluarga korban mendatangi jenazah Taufik ke Sungai Deli. Salah satunya adalah Udin, adik kandung Taufik.

Ketika melihat jenazah kakaknya itu, Udin yang datang bersama keluarganya tampak komplain. Ia mengatakan, diduga Taufik tewas setelah dikejar-kejar polisi berpakaian sipil.

"Menurut keterangan warga, Abang saya ini pada Minggu (23/7/2017) kemarin lagi tidur-tiduran di atas becak. Kemudian dia didatangi tekab (tim khusus anti bandit)," kata Udin pada Tribun di lokasi kejadian, Senin (24/7/2017).

Karena kaget, Taufik lari ke arah tepian sungai. Ia kemudian lompat ke sungai lantaran takut diancam dengan senjata api.

"Ada sekitar 10 orang yang ngejar. Sewaktu dia mau naik, diancam. Menurut keterangan saksi, tekabnya bilang, ku tembak kau nanti," kata Udin.

Karena tak bisa kemana-mana, Taufik akhirnya menceburkan diri ke dalam sungai. Diduga tak bisa berenang, Taufik akhirnya tenggelam.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mungkin karena berenang gak sanggup, ya meninggallah. Saya tadi barusan nelepon mertua saya yang anggota dewan," kata Udin.

Polisi yang datang ke lokasi sempat menasehati Udin. Petugas berpakaian sipil meminta Udin tidak mengembangkan informasi yang belum tentu benar adanya.(Ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas