Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Presdir JICT: Serikat Pekerja Jangan Campuri Urusan Direksi

Gunta beserta direksi juga sangat mengapresiasi pekerja yang tidak ikut mogok.

Presdir JICT: Serikat Pekerja Jangan Campuri Urusan Direksi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana saat peluncuran fasilitas 'Pintu Otomatis' terintegrasi bernama JICT-Koja Joint Autogate di Terminal Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta Utara, Jumat (27/5/2016). Fasilitas gate baru JICT-Koja seluas 6.5 hektar yang dilengkapi dengan jembatan Weight-In-Motion merupakan yang pertama di Indonesia, diharapkan fasiltas pintu otomatis ini dapat meningkatkan sistem logistik nasional dan mempercepat arus barang di pelabuhan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mogok kerja Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT) akhirnya usai di hari kelima dua hari sebelum tanggal 10 Agustus 2017 sesuai yang telah direncanakan.

Di hari kelima dukungan untuk tidak mogok semakin banyak.

Pekerja yang dari awal tidak mogok ditambah yang menyatakan mundur dari mogok dan memilih kembali bekerja.

Presiden Direktur Jakarta International Container Terminal (JICT) Gunta Prabawa bersama direksi JICT lainnya mengingatkan bahwa ada ruang dan kewenangan yang tak bisa dicampuri oleh Serikat Pekerja JICT.

"SP JICT sepatutnya melakukan tugas-tugas berkaitan dengan hubungan industrial tanpa mencampuri urusan yang menjadi kewenangan dan ranah Direksi, Komisaris dan Pemegang Saham," kata Gunta dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa(8/8/2017).

"Struktur dan fungsi pengusaha/perusahaan harus ditempatkan kembali sesuai kedudukannya demikian juga dengan pekerja,"tambah Gunta.

Selanjutnya Gunta beserta direksi juga sangat mengapresiasi pekerja yang tidak ikut mogok.

Sementara terkait pekerja yang membatalkan mogoknya ia mengimbau agar kembali bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

"Direksi PT JICT berterimakasih atas dukungan rekan-rekan pekerja di JICT yang dari awal tidak mogok dan tetap bekerja untuk membangun JICT, katanya.

Kepada pekerja yang telah membatalkan mogok kerja, lanjut Gunta diimbau untuk bekerja kembali sesuai tugas dan tanggungjawabnya masing-masing.

"Setiap persoalan yang ada akan diselesaikan sesuai aturan hukum yang berlaku, " pungkasnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas