Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menengok Interior Kereta Tanpa Awak 'Skytrain' Bandara Soekarno-Hatta

Skytrain ini akan beroperasi tanpa awak dan didukung oleh teknologi canggih buatan Korea Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sapto Nugroho
omated People Mover System atau Skytrain yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai diuji coba selama 1 bulan sejak 13 Agustus 2017 lalu. (Tribunnews/
omated People Mover System atau Skytrain yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai diuji coba selama 1 bulan sejak 13 Agustus 2017 lalu. (Tribunnews/
omated People Mover System atau Skytrain yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai diuji coba selama 1 bulan sejak 13 Agustus 2017 lalu. (Tribunnews/

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Guna meningkatkan pelayanan dan mobilitas penumpang antarterminal, inovasi baru kereta tanpa awak atau Skytrain dihadirkan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Meski masih dalam tahap uji coba, Skytrain akan dioperasikan mulai 17 September mendatang.

Baca: PT KAI Mulai Datangkan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Diharapkan Beroperasi Awal 2018

Skytrain ini akan beroperasi tanpa awak dan didukung oleh teknologi canggih buatan Korea Selatan.

Ada berbagai fasilitas yang bisa didapatkan penggunanya.

Automated People Mover System atau Skytrain yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai diuji coba selama 1 bulan sejak 13 Agustus 2017 lalu.
Automated People Mover System atau Skytrain yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai diuji coba selama 1 bulan sejak 13 Agustus 2017 lalu. (Tribunnews/HO)

Lalu seperti apa penampakan bagian dalam Skytrain?

Simak laporan selengkapnya jurnalis KompasTV, Adisty Larasati dan juru kamera Muhammad Guntur.

Rekomendasi Untuk Anda

Lihat tayangan video di atas. (*)

Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas