Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Mengaku Pasrah, Korban First Travel Ini Ingin Lihat Wajah Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan

Seorang pria sengaja datang ke Grand Wijaya Center Blok F 10 hanya ingin bertemu bos First Travel.

Mengaku Pasrah, Korban First Travel Ini Ingin Lihat Wajah Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan
(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)
Kantor tim PKPU First Travel di Grand Wijaya Center, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2017)(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang pria sengaja datang ke Grand Wijaya Center Blok F 10 hanya ingin bertemu bos First Travel.

Padahal, puluhan korban penipuan agen perjalanan umrah First Travel membawa sejumlah berkas ke kantor tim pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) tersebut.

Berbeda dengan Jen, ia datang tanpa berkas apa pun.

"Saya cuma mau lihat bos First Travel," kata Jen, Rabu (6/9/2017).

Baca: Wakil Direktur Tipikor Bareskrim Polri Laporkan Novel Baswedan Kepada Polisi

Jen yang berprofesi sebagai office boy itu datang dari kantornya di daerah Klender, Jakarta Timur.

Ia mendengar, jemaah bisa menagih uangnya di lokasi itu setelah First Travel diwajibkan melunasi utangnya kepada calon jemaah umrah oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Jen beserta dua orangtuanya dan lima tetangganya di Bekasi mengaku sudah pasrah uangnya tak akan kembali.

Namun, kekesalan terhadap dua bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, masih terpendam.

"Orangtua saya sudah ngikhlasin, katanya enggak apa-apa mungkin bukan rejeki kami, tapi orang itu (Andika dan Anniesa) kalau bisa dihukum gantung saja," kata Jen.

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas