Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setelah Jagorawi, Giliran Tol Cikampek Bakal Terapkan Satu Tarif?

Penerapan sistem dan tarif baru tersebut dilakukan dengan penghapusan pengambilan kartu, serta biaya jauh dan dekat dibuat seragam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Setelah Jagorawi, Giliran Tol Cikampek Bakal Terapkan Satu Tarif?
/JEPRIMA
Memasuki H-2 Lebaran suasana antrean di gerbang tol Cikarang Utama mulai terlihat pada Jumat (23/6/2017), kemacetan terjadi di km 5 hingga kawasan Cikarang Utama. Kemudian setelah Cikarang Utama, Guna mengurai kemacetan di kawasan Tol Cikampek, contra flow masih diberlakukan di KM 32 sampai KM 41. Sementara titik contra flow kedua yang berada di KM 14 sampai KM 21 masih sedang dipersiapkan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Jasa Marga baru saja secara resmi mengumumkan perubahan sistem dan tarif pada ruas Jalan Tol Jakarta, Bogor, Ciawi (Jagorawi) mulai 8 September 2017  mendatang.

Penerapan sistem dan tarif baru tersebut dilakukan dengan penghapusan pengambilan kartu, serta biaya jauh dan dekat dibuat seragam, yaitu Rp 6.500 untuk golongan I.

Penerapan sistem ini sebelumnya pun sudah dilakukan pada  ruas Tol Jakarta-Tangerang dengan penghapusan gerbang tol Karang Tengah.

Setelahnya diikuti Jagorawi, lantas ruas Tol mana lagi yang akan menerapkan sistem pembayaran seperti itu?

"Kami akan melakukannya secara bertahap, sekarang fokus dulu ke Jagorawi sampai benar-benar normal," ujar Subakti Syukur Direktur Operasional II PT Jasa Marga, seusai diskusi "Mengurai Kemacetan di Jabodetabek" di Kementerian Perhubungan, Jakarta, (24/8).

Menurut Subakti, Tol Cikampek belum semua memberlakukan tarif baru, namun sudah ada rencana pembongkaran gerbang tol Cikarang Utama yang dianggap sebagai sumber kemacetan.

Kedepannya menurut Subakti akan dilakukan penyeragaman tarif seperti Tol Jagorawi.

Rekomendasi Untuk Anda

“Paling mungkin Cikampek, tetapi kami belum bisa informasikan kapan, persiapannya juga harus matang seperti Jagorawi," tutup Subakti.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas