Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djarot Minta Masyarakat Jangan Kucilkan Penderita HIV/AIDS

"Tersebar, dalam KPAP, saya minta tolong betul menghapus stigma supaya mereka-mereka tidak dikucilkan karena penularan,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Djarot Minta Masyarakat Jangan Kucilkan Penderita HIV/AIDS
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa penderita HIV/AIDS yang berada di ibu kota tidak hanya ada di satu titik, tapi menyebar.

Kendati demikian, ia meminta pada Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta agar membantu menghilangkan stigma negatif yang selama ini membuat para penderita HIV/AIDS terkucilkan dari lingkungan mereka.

Baca: Selimut Berlendir di Tong Sampah Jadi Petunjuk Wanita 19 Tahun Mutilasi Janinnya

Anggapan 'menular' menjadi satu dari sejumlah faktor yang membuat masyarakat enggan berinteraksi dengan para penderita penyakit tersebut.

"Tersebar, dalam KPAP, saya minta tolong betul menghapus stigma supaya mereka-mereka tidak dikucilkan karena penularan," ujar Djarot, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2017).

Baca: Alasan Wanita 19 Tahun Mutilasi Janinnya Sebelum Dibuang ke Kloset

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut mantan Wali Kota Blitar tersebut, tidak sedikit masyarakat yang khawatir akan tertular penyakit AIDS jika mereka menyapa dan bertemu dengan penderita.

Tidak hanya itu, jika dilihat pada masa lalu, banyak pula masyarakat yang takut akan tertular jika mereka melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan dengan penderita.

Baca: Wanita 19 Tahun Mutilasi Janinnya Lalu Membuangnya Ke Kloset

"Masyarakat ada yang takut kan, (padahal) tidak apa-apa, bahkan di masa lalu, salam saja (dengan penderita HIV, masyarakat) nggak mau," kata Djarot.

Karena itu, politikus PDI Perjuangan tersebut kemudian menegaskan bahwa dirinya mengimbau pada KPAP agar merahasiakan rekam jejak kesehatan penderita.

Baca: Mayat Bayi Ditemukan Di Dekat Batu Nisan Sedang Dikerumini Anjing

Hal tersebut untuk menjaga privacy penderita agar nantinya mereka tidak dijauhi masyarakat karena saat ini Djarot menilai masih ada masyarakat yang berpikiran buruk terhadap para penderita HIV/AIDS.

"Makanya itu, medical recordnya tetap saya minta dijaga masalah privacynya (penderita), supaya mereka nyaman dan aman," kata Djarot.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas