Datangi Lokasi, Warga Mengaku Penasaran Lihat Rekonstruksi Siswa Duel Ala Gladiator
"Penasaran, Mas, soalnya kan pas waktu kejadian warga di sini enggak tahu. Baru tahu setelah banyak berita di TV," kata Umi.
Editor:
Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Polisi melakukan rekonstruksi kasus tewasnya Hilarius Christian Event Raharjo (15), Senin (25/9/2017).
Rekonstruksi dilakukan di lokasi tempat korban tewas saat dipaksa berduel oleh seniornya, di Taman Palupuh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Kasus yang menjadi perhatian setelah menjadi viral di media sosial ini pun mengundang penasaran warga sekitar.
Baca: Presiden Jokowi Akan Temui Pengungsi Gunung Agung
Banyak warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan jalannnya proses rekonstruksi tersebut.
Salah seorang warga, Umi (38) mengatakan, sengaja datang karena penasaran atas kasus tersebut.
Dia ingin melihat secara langsung proses rekonstruksi itu.
"Penasaran, Mas, soalnya kan pas waktu kejadian warga di sini enggak tahu. Baru tahu setelah banyak berita di TV," kata Umi.
Umi bercerita, dulu kondisi Taman Palupuh, tempat korban tewas, masih sepi.
Taman itu juga tidak dijaga petugas penjaga taman.
Baca: 5 Fakta Sopir GrabCar Tewas Ditikam 26 Tusukan, Firasat Korban Sampai Polisi Tembak Mati Pelaku
Umi menerangkan, saat kejadian, warga sekitar juga tidak mengetahui telah terjadi duel ala gladiator antara korban dari SMA Budi Mulia dengan tersangka berinisial BV dari SMA Mardi Yuana.
"Dulu, taman ini belum sebagus sekarang. Masih sepi, soalnya jauh juga kan dari jalan," katanya.
Dalam rekonstruksi tersebut, empat orang tersangka yang terlibat dalam kematian korban dihadirkan.
Hingga saat ini, proses rekonstruksi masih berlangsung.
Kasus tewasnya Hilarius terjadi satu tahun lalu, tepatnya pada 29 Januari 2016. Saat itu, dia dipaksa seniornya untuk berduel dengan siswa sekolah dari SMA Mardi Yuana, sebelum pertandingan final basket yang mempertemukan kedua sekolah itu digelar.
Baca: Fadli Zon Duga Jokowi Tolak Ikut Campur Pansus KPK Karena Dianggap Bola Panas
Mereka menyebut pertarungan satu lawan satu dan tangan kosong ala gladiator itu dengan istilah bom-boman.
Hilarius tewas setelah mengalami luka memar di bagian wajah serta pecahnya pembuluh darah di bagian kepala.
Korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit oleh rekannya, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Azra Kota Bogor.
Kasus ini kemudian kembali mencuat, setelah ibu korban Maria Agnes mencurahkan perasaan sedihnya lewat akun Facebook pribadinya.
Dalam postingan yang ditulisnya pada 12 September 2017, Maria memohon kepada Presiden Joko Widodo dapat menegakkan keadilan atas kasus yang merenggut nyawa anaknya.(RAMDHAN TRIYADI BEMPAH)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Penasaran, Warga Datangi Lokasi Rekonstruksi Siswa Duel Ala Gladiator