Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djarot Sebut Pulau C dan G Tadinya Milik Konglomerat dan Anak Orang Besar

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berterima kasih kepada pemerintah pusat atas pencabutan moratorium reklamasi pulau di Teluk Jakarta, Juma

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Djarot Sebut Pulau C dan G Tadinya Milik Konglomerat dan Anak Orang Besar
Warta Kota/Theo Yonathan SL
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berterima kasih kepada pemerintah pusat atas pencabutan moratorium reklamasi pulau di Teluk Jakarta, Jumat (6/10/2017).

"Ya sudah seharusnya dicabut memang itu. Sebab reklamasi pulau di Teluk Jakarta sudah (berlangsung) sejak 1995," kata Djarot kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, sore tadi.

Djarot menyebutkan Pulau C dan D tadinya bukan milik PT Kapuk Naga Indah, melainkan milik pengusaha.

Baca: Sekelumit Soal Kemarahan Ahok Ketika Tahu Indah Dipindah Tugaskan Karena Hal Sepele

ia menyebut nama pengusaha itu bernama Lim Sioe Liong.

"Lalu kalau Pulau G itu kan tadinya milik Tommy lalu dibeli," kata Djarot menyebut nama yang diduga sebagai anak orang besar.

Menurut Djarot, para pengembang yang membeli pulau-pulau itu sudah terlanjur berinvestasi di sana, sehingga tak baik apabila dipersulit.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Pembunuh Bayaran Dengan Honor Rp 10 Juta Ditangkap Polisi

"Ini kan demi menjamin investasi di Jakarta dan Indonesia juga. Supaya investor jadi percaya bahwa berinvestasi di Jakarta atau Indonesia pasti berjalan," jelas Djarot.

Djarot mengatakan surat pencabutan moratorium dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman kini sudah dipegang Pemprov DKI.

"Hari ini juga kami kirimkan ke DPRD DKI supaya bisa dilanjutkan pembahasannya," jelas Djarot.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw

Berita ini sudah dimuat di wartatakotalive.com dengan judul: Gubernur Djarot Sebut Pulau C dan G Tadinya Milik Konglomerat dan Anak Orang Besar

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas