Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jimly: Djarot Jangan Kekanak-kanakan

Jimly menyebut sifat Djarot kekanak-kanakan karena memilih berlibur ke Labuan Bajo bersama Istri dan anaknya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jimly: Djarot Jangan Kekanak-kanakan
TRIBUNNEWS.COM / Fransiskus Adhiyuda
Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indoneesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indoneesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, menyayangkan sikap Mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat yang tidak hadir dalam serah terima jabatan dan pelantikan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Jimly menyebut sifat Djarot kekanak-kanakan karena memilih berlibur ke Labuan Bajo bersama Istri dan anaknya.

"Kita harus menyelaskan sifat mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot yang kekanak-kanakan. Masa dia liburan pas acara serah terima jabatan," kata Jimly Asshiddiqie di Kantor ICMI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017).

"Liburan pribadi bawa anaknya istri, ini, dia kan tokoh nasional sudah menjadi politikus PDI Perjuanga sangat disayangkan sikapnya kaya gitu," tambahnya.

Jimly pun mengatakan bahwa kabar Djarot tidak diundang dalam acara serah terima dan pelantikan Anies-Sandi seharusnya tidak menjadi alasan.

Menurutnya, ketidak hadirnya Djarot bisa ditoleris apabila dalam keadaan sakit maupun pergi umroh.

Rekomendasi Untuk Anda

"kalau dia (alasannya) sakit atau umroh, itu bermutu sedikit alasannya. Ini liburan, kan tidak pantas sekali," ungkap Jimly.

Padahal, menurut Jimly, Djarot sudah mendapat instruksi dan undangan langsung dari Anies maupun Sandi untuk hadir dalam acara tersebut.

Baca: Jubir Istana Bantah Ada Beda Sikap Antara Jokowi-JK Soal Hadirnya Densus Tipikor

Baca: Novel Baswedan Pernah Kirim Email Protes ke Direktur Penyidikan Aris Budiman, KPK: Itu Pelanggaran

Ia menduga, upaya Djarot tidak hadir dalam acara serah terima jabatan dan pelantikan Anies-Sandi bagian dari upaya tidak mendukung gubernut terpilih.

Seharusnya, sebagai tokoh nasional mencontohkan sikap yang baik bagi para pendukungnya.

"Paling sederhana ngapain dia (Djarot) pergi liburan seolah-olah dengan sengaja mau mempertontonkan kepada publik bahwa dia tidak mendukung gubenrnur terpilih," jelas Jimly.

"Ini kelewatam, imi contoh kasus orang seperti ini tidak pantas menjadi pejabat," sambungnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas