Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bupati Tangerang: Korban Ledakan Gudang Petasan Ditanggung Jamkesda

Sebagai bentuk kepeduliannya, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengunjungi korban ledakan gudang petasan di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (26/

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Bupati Tangerang: Korban Ledakan Gudang Petasan Ditanggung Jamkesda
ist
Ahmed Zaki Iskandar 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Sebagai bentuk kepeduliannya, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengunjungi korban ledakan gudang petasan di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/17) malam. 

Zaki menegaskan, biaya perawatan korban akan ditanggung Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“korban kebakaran sementara akan ditangung Jamkesda. Saat ini masih dilakukan pendataan keluarga korban,” ungkap Zaki di lokasi.

Menurutnya, di RSUD Tangerang sudah ada Jamkesda.

“Kami di RSUD sudah ada Jamkesda, ini ada satu juga yang masih menunggu keluarga, tapi kami sudah tangani, lalu ada satu juga yang sedang ditangani, ada dua di ICU. Semua kami bantu lewat Jamkesda," tutur Bupati.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, hingga kini fokus pada penanganan korban. Sebab tak hanya di RSUD saja, melainkan terbanyak ada di RS BUN Kosambi dan ada pula di Mitra Husada.

"Kami memastikan warganya yang menjadi korban dalam ledakan dan kebakaran hebat ini, mendapatkan penanganan yang baik," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, pasca terjadinya kebakaran di Gudang Petasan milik PT Panca Buana Cahaya Sukses, Bupati Zaki Iskandar akan mengecek pabrik lainnya yang rentan kebakaran. 

Dalam pengecekan pihaknya nanti akan memprioritaskan terhadap industri-industri yang rentan terhadap kecelakaan.

“Kecelakaan seperti ini tidak hanya pabrik kembang api tetapi juga pabrik-pabrik yang mungkin rentan menyebabkan kebakaran seperti ini,” ujarnya.

Selain itu Zaki juga akan menyisir semua industri untuk memberikan imbauan agar industri tersebut melakukan safety cek kepada sistem pengamanan dan keamanan pekerjanya.

“Termasuk juga nanti kami dari dinas tenaga kerja ikut turun untuk memastikan bahwa pekerja-pekerjanya aman,” jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas