Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Siapkan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Pabrik Petasan

Di posko tersebut, polisi menyiapkan trauma healing atau suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu orang lain

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Polisi Siapkan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Pabrik Petasan
Kompas TV
korban ledakan gudang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi menyiapkan trauma healing untuk korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10/2017) pagi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, polisi membuat posko orang hilang di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Di posko tersebut, polisi menyiapkan trauma healing atau suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu orang lain untuk mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologis yang sedang dialami yang diakibatkan trauma.

"Kami juga menyiapkan trauma healing. Tim ini dipimpin Karo SDM Polda Metro yang berisi psikiater, psikolog yang nantinya akan memberikan trauma healing kepada trauma korban," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (27/10/2017).

Argo mengatakan, trauma healing tak hanya untuk korban, melainkan juga keluarga korban. Di posko orang hilang, ucap Argo, polisi wanita juga disiagakan.

Baca: 23 Korban Kebakaran Pabrik Petasan Keluar dari Rumah Sakit

"Kami ada trauma healing yang bekerja di sana untuk memberikan motivasi agar kejiwaannya bangkit kembali. Kemudian di posko orang hilang di Kramat Jati juga sudah kami tempatkan Polwan di sana untuk membantu keluarga korban yang hilang," ujar Argo.

Rekomendasi Untuk Anda

Peristiwa kebakaran pabrik kembang api di Kosambi menyebabkan 47 orang tewas, sebagian besar remaja.

Sebanyak 46 orang luka-luka. Sedangkan 10 orang masih dalam pencarian. Polisi masih mencari penyebab kebakaran tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas