Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Program Rusunawanya Ahok Lebih Memihak Warga Dibanding DP Nol Rupiahnya Anies-Sandi

Program DP Rp 0 Anies-Sandi untuk kepemilikan rumah sulit diterapkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Program Rusunawanya Ahok Lebih Memihak Warga Dibanding DP Nol Rupiahnya Anies-Sandi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto Aerial Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek di Cakung, Jakarta Timur, Senin (17/10/2016). Rusunawa Rawa Bebek merupakan Rusun untuk relokasi warga yang terkena normalisasi sungai seperti warga Bukit Duri, Kampung Pulo, dan Kampung Akuarium. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Program DP Rp 0 (nol rupiah) Anies-Sandi untuk kepemilikan rumah sulit diterapkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal itu diyakini setelah Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakartaa melakukan focus group discussion (FGD) sepanjang Kamis (9/11/2017).

Baca: Tanda-tanda Apa? Ribuan Ikan Aneh Ini Tiba-tiba Muncul di Sungai Soga

Baca: Cewek Daun Muda Mantan Alexis Ada yang Pindah ke Palembang Tetap Tawarkan Pijat Plus

"Sulit kalau untuk MBR," kata Kepala Dinas Perumahan dan kawasan Pemukiman, Agustino Darmaawan usai rapat di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Jumat (9/11/2017).

Hal itu lantaran pihak bank meminta seseorang yang memiliki penghasilan 3 kali lebih besar dari cicilan rumah atau apartemennya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga apabila cicilan rumahnya Rp 2 juta per bulan saja, maka minimal harus memiliki penghasilan tetap Rp 6 juta sebulan.

"Susah jadinya kalau untuk orang yang tak punya penghasilan tetap," jelas Agustino.

Sehingga bagi korban-korban penggusuran yang bekerja serabutan tanpa penghasilan tetap dan pendapatannya jauh dibawah MBR, tetap sulit mengikuti program DP nol rupiah Anies-Sandi.

Makanya, kata Agustino, untuk warga Jakarta korban gusuran yang penghasilannya jauh dibawah MBR, tetap paling pas mengikuti program era Ahok.

"Ya masuk Rusunawa saja kalau yang seperti itu," kata Agustino.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas