Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies Dihadang Paspampres, Maruarar: Saya Mohon Maaf

Politisi PDIP ini mengakui bahwa dirinya sendirilah yang menyiapkan nama-nama pendamping Presiden Jokowi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Anies Dihadang Paspampres, Maruarar: Saya Mohon Maaf
Rina Ayu Panca Rini/Tribunnews.com
Konferensi Pers Steering Comittee Piala Presiden Maruarar Sirait, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Senin (19/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Steering Comittee Piala Presiden Maruarar Sirait menyatakan permohonan maafnya atas kejadian pada video yang viral usai pertandingan malam final laga Persija vs Bali United pada Sabtu malam kemarin.

"Saya yang bersalah dan saya mohon maaf kepada Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas ketidaknyamanan ini," ujar Ara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Senin (19/2/2018).

Politisi PDIP ini mengakui bahwa dirinya sendirilah yang menyiapkan nama-nama pendamping Presiden Jokowi saat pemberian piala juara kepada persija.

Ia pun berasumsi tanpa menulis Anies dalam sistem keprotokoleran, Gubernur Anies otomatis turut mendampingi Jokowi.

"Jadi kalau soal itu (pemberian hadiah), namanya dari saya begitu. Tentu asumsi saya pak Anies menerima hadiah dengan Persija dari Presiden," kata Ara.

Maruarar mengatakan ia menuliskan sejumlah nama pada pendamping Jokowi seperti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanato, Menkopolhukam Wiranto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Bamsoet, Ketua DPD Oesman Sapta Odang atau OSO, serta beberapa sponsor utama.

Ara mengakui ketidaktahuannya dalam sistem keprotokoleran sehingga ia meminta untuk tidak ada pihak yang lain yang disalahkan selain dirinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya kurang mengerti dari protokoler. Jadi kalau ada kesalahan saya, jadi kesalahan saya. Jangan salahkan orang lain, apalagi Paspamres. Karena paspamres dapat nama-nama dari saya. Saya fikir sepakbola Indonesia sudah sampai ketitik ini, fairplay dan juga transparan rating tinggi sekali. Tidak ada yang bersalah. Saya yang bersalah. Saya tidak menyalahkan orang lain," ungkap anggota DPR RI ini.

Sebelumnya, usai pertandingan final Piala Presiden 2018, beredar video pendek saat-saat menjelang penyerahan piala. Dalam video terlihat anggota Paspampres mencegah Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk turun mendampingi Presiden.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas