Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

215 Mitra Se-Jabodetabek Laporkan Bos Abu Tours ke Polda Metro Jaya

Hamzah dilaporkan oleh Ketua dari Aliansi Agen dan Mitra Abu Tours se-DKI Jakarta, Tri Nastiti Handayani.

215 Mitra Se-Jabodetabek Laporkan Bos Abu Tours ke Polda Metro Jaya
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Kuasa hukum Tri, Muhammad Zakir Rasyidin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bos Abu Tours dan Travel, Muhammad Hamzah Mamba (35) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang.

Hamzah dilaporkan oleh Ketua dari Aliansi Agen dan Mitra Abu Tours se-DKI Jakarta, Tri Nastiti Handayani. Kuasa hukum Tri, Muhammad Zakir Rasyidin menerangkan, kliennya mewakili 215 agen Abu Tours di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

215 agen mengalami tekanan mental, karena para calon jemaah umrah protes tak kunjung diberangkatkan. Total kerugian yang dialami pun cukup besar mencapai Rp 132.106.322.514 atau sekira Rp 132 miliar.

"Total kerugian keseluruhan untuk Jakarta Rp 132 miliar. Kalau korban jemaah belum merinci. Kalau total agen sejumlah 215 orang di Jabodetabek," ujar Zakir di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/3/2018).

Zakir mengatakan, para agen tak mungkin mengembalikan uang jemaah. Karena seluruh uang dari jemaah untuk berangkat umrah langsung masuk ke rekening PT. Amanah Bersama Ummat atau Abu Tours dan Travel.

"Seluruh uang dari jemaah langsung masuk ke rekening Abu Tours, tidak melalui agen. Agen hanya perpanjangan tangan, yang menghubungkan dengan Abu Tours," ujar Zakir.

Menurut Zakir, para agen dibujuk rayu untuk menjadi mitra Abu Tours dalam bentuk penjualan tiket murah, "Misal normal Rp 25 juta, ini Rp 10 juta bisa berangkat. Itu lah dugaan penipuan di sana. Para agen dibujuk dengan tiket murah," ujarnya.

Tak kunjung memberangkatkan para jemaah yang mendaftarkan ke agen, Bos Abu Tours dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh para agen. Pelapor menyertakan barang bukti berupa kuitansi, bukti transfer, dan surat perjanjian antara agen dengan pihak Abu Tours. Laporan diterima dengan nomor LP/1806/IV/2018/PMJ/Dit. Reskrimum.

Dalam kasus ini, Bos Abu Tours dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dan Pasal 3,4,5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Sebelumnya Polda Sulsel menahan Bos Utama Abu Tours Hamzah Mamba. Hamzah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian dana jemaah umrah.

Polda mencatat, Abu Tours menelantarkan 86 ribu lebih jemaah umrah dari 16 provinsi. Dari seluruh korban, ditaksir kerugian Rp1 triliun lebih.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas