Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Polisi Ancam Bubarkan Kegiatan Politik saat 'Car Free Day'

polisi akan membubarkan kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan politik saat berlangsungnya kegiatan car free day (CFD)

Editor: Sanusi
zoom-in Polisi Ancam Bubarkan Kegiatan Politik saat 'Car Free Day'
Warta Kota/Henry Lopulalan
Topi 9GantiPresiden di jual kepada orang di arena Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu(29/5/2018). CFD yang bebas kegiatan politik di langgar dengan menjual baju, topi, asossoris dan spanduk 9GantiPresiden. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi akan membubarkan kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan politik saat berlangsungnya kegiatan car free day (CFD) di kawasan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat.

"Kami sepakat menegakkan aturan ini dengan Pemda. Misalnya ada yang melakukan kami akan bubarkan, (diberikan) tindakan tegas. Kami akan back up penuh dengan kepolisian dan Pemda," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (5/5/2018).

Baca: Jadi Anggota DPR, Ternyata Amin Santono Jarang Hadir Rapat

Argo mengatakan, kegiatan bernuansa politik secara tegas dilarang dalam Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang ditandatangani mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dalam Pasal 7 Ayat 2 Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang HBKB menyebutkan tidak boleh ada kegiatan politik di area car free day.

Sedangkan Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, selain meminta bantuan polisi, pihaknya akan menerjunkan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Satpol PP DKI untuk mengawasi kegiatan CFD.

"Besok petugas Dishub, Satpol PP, dan kepolisian akan melakukan tindakan preventif edukasi untuk menjaga bahwa ada kegiatan yang dilarang pada ruas jalan yang diberlakukan HBKB," ujar Sigit.

Berita Rekomendasi

"Spanduk akan ditempatkan di JPO sehingga imbauan bisa dilihat untuk mengingatkan masyarakat," kata dia.

Adapun pengetatan aturan pada kegiatan CFD dilakukan setelah sejumlah kelompok membawa spanduk, memakai topi, dan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja di area car free day, Minggu (29/4/2018).

Namun, tidak ada nama penggerak dalam atribut tersebut, baik dari lembaga atau dari partai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Akan Bubarkan Kegiatan Politik Saat "Car Free Day""

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas