Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buaya yang Muncul di Tanjung Priok Diduga Berasal dari Muara Gembong

"Pada saat siang hari seperti ini, panas. Karena buaya biasa muncul di permukaan itu siang sepert ini dan juga malam hari."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
zoom-in Buaya yang Muncul di Tanjung Priok Diduga Berasal dari Muara Gembong
Tribunnews.com/Yanuar
Kepala seksi pertolongan dan penyelamatan, Ditpol Air, Kompol Faried 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Polisi Baharkam Polair Mebes Polri menduga kemunculan buaya yang terlihat di sekitaran Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berasal dari Muara Gembong.

Baca: Ketum PB GABSI Beberkan Program Try Out Bridge Selama di Eropa dan Amerika

Dimana lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari tempat pertama kali buaya yang diduga memiliki ukaran 3,5 Meter tersebut ditemukan.

"Mungkin dari sana ya Muara Gembong. Sebab muara yang ada di sini ya hanya Muara Gembong," ujar Kepala seksi pertolongan dan penyelamatan, Ditpol Air, Kompol Faried di Ditpol Polair Baharkam, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).

Sementara untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan Faried mangatakan pihaknya telah melakukan patroli sepanjang Teluk Jakarta.

"Pada saat siang hari seperti ini, panas. Karena buaya biasa muncul di permukaan itu siang sepert ini dan juga malam hari. Juga kondisi-kondisi tempat ramai di Ancol kami juga berpatroli. Bisa 2-3 kali (patroli)," ucap Faried.

Terkait jenis buaya yang sudah empat hari ini meresahakan warga, Faried menduga buaya tersebut merupakan jenis buaya muara.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau dilihat kondisinya dia berenang dengan biasa di air laut kemungkinan dia buaya muara tapi kita lihat lagi setelah buaya tersebut tertangkap atau muncul di permukaan. Nanti kita tanya ahlinya," ujar Fafied.

Untuk pengamanan sendiri, Faried mengupayakan dapat menangkap buaya tersebut dalam keadaan hidup-hidup.

"Kita usahakan ditangkap. Nanti kita akan menghubungi ahlinya juga berkoordinasi apabila dia muncul penanganannya seperti apa dari mereka ahlinya," ucap Fafied.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas