Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Ungkap Sopir Mikrolet Terlibat Penodongan yang Akhirnya Tewaskan Asih

Polisi akhirnya berhasil membongkar peristiwa penodongan di dalam angkot, yang berakhir dengan tewasnya seorang wanita muda.

Polisi Ungkap Sopir Mikrolet Terlibat Penodongan yang Akhirnya Tewaskan Asih
Istimewa
PELAKU penodongan di angkotan kota yang dibekuk jajaran Polsek Koja, Jakarta Utara, Senin (25/6/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Polisi akhirnya berhasil membongkar peristiwa penodongan di dalam angkot, yang berakhir dengan tewasnya seorang wanita muda.

Sopir angkutan tersebut ternyata terlibat dalam gerombolan penjahat jalanan.

Erlangga alias Angga (25), sopir Mikrolet 30A, tersangka penodongan dalam angkot mempunyai kode rahasia sebelum beraksi. Erlangga bersama kedua temannya berinisial A dan D yang masih buron, beraksi dengan istilah mencari kijang.

“Mereka ada catatan dengan istilahnya ‘ayo mencari kijang’ sehingga akhirnya sepakat,” ungkap Kapolsek Koja Kompol Efendi, Senin (25/6).

Baca: Warung yang Pukul Konsumen Dengan Harga Selangit Disebut Sepi Pembeli

Efendi menceritakan pada saat kejadian ada tiga orang penumpang dengan tiga orang pelaku. Alih-alih menghabiskan rutenya dari Terminal Tanjung Priok sampai Terminal Pulogadung, Erlangga malah berbalik arah ketika di depan Mall of Indonesia (MOI).

“Ketika berada di depan MOI Kelapa Gading, naik satu tersangka (A). Kemudian mereka berbalik arah ke Tanjung Priok, tidak meneruskan ke Pulogadung. Lalu ketika di Tanjung Priok, tepatnya di depan Mambo, naik lagi yang ketiga (D),” ujarnya.

Selanjutnya A dan D yang berada di bangku belakang mikrolet, melakukan aksinya dengan merogoh kantong salah satu penumpang. Sementara Erlangga malah tancap gas dengan kecepatan tinggi pada saat kejadian.

Tidak hanya itu, Erlangga juga sempat menyetel musik dengan volume sangat keras saat aksi percobaan pencurian yang dilakukan A dan D terhadap seorang penumpang ketika sedang berlangsung.

“Semestinya angkot ini tidak di jalur busway, tapi karena sudah rencana, dia memasuki jalur busway kemudian menyetel musik yang kencang dan melaju dengan kecepatan tinggi. Bahkan sudah diingatkan oleh penumpang, dia tidak menghiraukan,” ujarnya.

Sekadar informasi, wanita bernama Asih Sukarsih (31) nekat melompat dari dalam angkot M30A saat melintas di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (23/6).

Korban melakukan aksinya tersebut karena ketakutan menjadi korban penodongan dalam angkot. Akibatnya korban mengalami luka parah dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. (Junianto Hamonangan)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas