Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Inasgoc Minta Pemprov DKI Perbaiki Kualitas Udara Jelang Asian Games

Selain Jakarta, ada kota Lahore di Pakistan dan Krasnoyarsk, Rusia yang peringkatnya juga naik turun dari 1, 2, dan 3 dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Inasgoc Minta Pemprov DKI Perbaiki Kualitas Udara Jelang Asian Games
Rina Ayu/Tribunnews.com
Ketua panitia Asian Games atau Inasgoc, Erick Thohir. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua panitia Asian Games atau Inasgoc, Erick Thohir, meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta memperbaiki kualitas udara menjelang Asian Games yang terhitung 21 hari lagi diselenggarakan.

"Beri kesempatan mereka (pemprov DKI) untuk perbaikan itu, karena tentu kami panitia Inasgoc mungkin wilayahnya juga tidak mencapai sampai segitu tinggi (polusinya)," ujar Erick di kantor wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2018).

Dijelaskan Erick, selain memperbaiki kualitas udara, tugas Pemprov DKI juga mengatasi kemacetan dan tentu menjaga kualitas lingkungan seperti sungai.

"Tapi saya yakin pemerintah DKI pasti ada terobosan," harap Erick.

Diketahui, dari sekitar 10.000 kota di dunia yang tercatat dalam aplikasi monitor polusi udara AirVisual, Jakarta masuk dalam 3 besar terburuk.

Selain Jakarta, ada kota Lahore di Pakistan dan Krasnoyarsk, Rusia yang peringkatnya juga naik turun dari 1, 2, dan 3 dunia.

Tiga kota itu bersaing dalam hal tingginya angka polusi udara.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks kesehatan udara di Jakarta berkisar antara 160 hingga 180 dan sudah masuk dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan data polusi udara di AirVisual salah satu daerah penyumbang polusi terbesar di Jakarta adalah daerah Rawamangun dan Mangga Dua dengan indeks kualitas udara di atas 170.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas