Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Makin Dekat ke Asian Games, Razia Terhadap Gepeng dan PSK Makin Digencarkan

Belasan orang penyandang status PMKS ini langsung dibawa Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Jakarta Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Makin Dekat ke Asian Games, Razia Terhadap Gepeng dan PSK Makin Digencarkan
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Petugas Dinas Sosial dan Satpol PP membawa paksa seorang perempuan dalam razia PMKS di sejumlah titik di Jakarta Barat. 

Laporan Reporter Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan (Satgas) Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) dari Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat melakukan razia gabungan di titik-titik rawan mangkalnya sejumlah gelandangan, pengemis, pekerja seks komersial (PSK).

Mereka yang digolongkan sebagai Penyandang Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini menjadi sasaran razia sebagai persiapan penyelenggaraan pesta olahraga Asian Games 2018.

"Dalam razia, petugas langsung menyisir titik-titik rawan PMKS. Dimulai dari Tubagus Angke, Jembatan dua, Kalijodo, Lokasari, Jalan Daan Mogot, Kalijodo, Kawasan Kota Tua, hingga di perempatan Kawasan Grogol. Ini dilaksanakan mengingat perhelatan Asian Games 2018, kini tersisa beberapa hari lagi," papar Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Sudinsos Jakarta Barat, Sutawijaya, Sabtu (28/7/2018).

Dikatakannya, razia ini digelar langsung Jumat (27/7/2018) hingga Sabtu dinihari tadi. Alhasil, sebanyak 14 orang terjaring.

Baca: Siang Bolong Perampok Sadis Jarah Warung Nenek Djinem di Depok, Bawa Kabur 20 Gram Emas

Belasan orang penyandang status PMKS ini langsung dibawa Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Jakarta Barat.

Baca: Terbang Jepang, Maia Estianty Diduga Liburan Bareng Irwan Mussry

"Dalam razia tersebut, kami melibatkan jajaran Satpol PP Jakarta Barat, sebanyak 40 personel. Dalam razia ini, terjaring sebanyak 14 orang pengemis, wanita penghibur, hingga gelandangan dan pengamen. Agar para PMKS ini tak lagi turun ke jalanan, kami segera membawanya ke panti sosial," tutur Sutawijaya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas