Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Teror Bom Molotov

Saat Diperiksa Mardani Ali Sera Tidak Sebut Ada Motif Politik Soal Pelemparan Molotov

"Ya kalau motif semua ada kita macam-macam. Kita dalami semua tapi sementara ini belum ada," ujarnya

Saat Diperiksa Mardani Ali Sera Tidak Sebut Ada Motif Politik Soal Pelemparan Molotov
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Politikus PKS Mardani Ali Sera diperiksa polisi terkait kasus pelemparan benda diduga bom molotov di kediamannya, Pondok Gede, pekan lalu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik kepolisian masih melakukan pendalaman motif dalam kasus pelemparan bom molotov di kediaman Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih belum menemukan motif yang dilakukan para pelaku. Termasuk dugaan adanya unsur politik dalam penyerangan ini.

Baca: Polisi Datangkan Ahli dari Jepang Ungkap Pelemparan Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

"Ya kalau motif semua ada kita macam-macam. Kita dalami semua tapi sementara ini belum ada," ujar Kapolres Bekasi Kombes Pol Indarto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/8/2018).

Polisi juga telah memeriksa Mardani terkait kasus tersebut. Kepada pihak kepolisian, Mardani tidak menyebut ada unsur politik dalam penyerangan rumahnya.

"Enggak. Beliau gak bilang detail (motif politik) soal itu," ungkap Indarto.

Sebelumnya, teror bom molotov terjadi di kediaman Mardani Ali Sera, Kamis (19/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang.

Beruntung saat kejadian, bom tidak sampai meledak, petugas keamanan setempat sempat memergoki aksi kedua pelaku.

Baca: Moge Dishub yang Dijatuhkan Anies Harganya Rp1,2 miliar

Polisi menemukan serpihan beling bekas bom molotov di depan teras rumah, satu bom molotov utuh juga ditemukan di semak-semak samping rumah.

Sejauh ini, teror bom molotov di kediaman Mardani Ali Sera masih dalam penanganan pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas