Warga Ketakutan Lihat Massa Mengamuk di Mapolsek Ciracas
"Kami enggak ada yang berani mendekat, diusirin semua. Hp juga diambil, enggak boleh ngerekam," ujarnya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semalam, massa mengamuk di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, diduga terkait pengeroyokan perwira TNI berpangkat Kapten di kawasan Ciracas.
Warga yang menyaksikan amukan massa mengungkapkan betapa mencekamnya suasana pada malam itu.
Baca: Polri Belum Bisa Pastikan Pembakaran Polsek Ciracas terkait dengan Pengeroyokan Anggota TNI
Seperti yang diutarakan oleh S (72), saksi mata di sekitar lokasi kejadian. Ia menuturkan, massa sudah mulai berdatangan sejak pukul 22.00 WIB.
Massa berdatangan dengan mengendarai sepeda motor dan kendaraan roda empat dari arah Pasar Rebo dan Kramat Jati. Lalu memarkirkan kendaraannya di Jalan Raya Bogor, tepat di depan Polsek Ciracas.
"Mereka nutup jalan, di Pasar Rebo ditutup di sana (Kramat Jati) juga ditutup, enggak boleh ada mobil yang lewat," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com,
Tak hanya itu, warga yang penasaran dengan aksi massa yang terjadi di depan Polsek Ciracas tersebut diusir oleh massa tersebut.
Bahkan, ponsel warga yang sedang merekam kejadian tersebut diambil oleh oknum massa itu.
"Kami enggak ada yang berani mendekat, diusirin semua. Hp juga diambil, enggak boleh ngerekam," ujarnya.
"Saya enggak berani mendekat, saya di sini (seberang kali di depan Polsek Ciracas), yang dekat diusir," tambahnya.
Sementara itu, warga lainnya R menuturkan, sempat melihat massa mengepung Polsek Ciracas.
Massa yang tak terkendali pun berlahan mulai merangsek masuk menuju kantor kepolisian tersebut.
Alhasil, sejumlah polisi yang berada di dalam Mapolsek Ciracas berhamburan keluar dan mencoba berlindung di permukiman warga.
"Jumlah massa enggak sebanding, jadi polisi menghindar bersembunyi di rumah warga. Mereka (massa) mau ngecek orang yang ngeroyok (anggota TNI), tapi enggak ada makanya diserang," ucapnya.
Baca: Polisi Buru Tiga Pelaku Lain Pengeroyok Anggota TNI di Ciracas
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah massa melakukan pengerusakan terhadap Mapolres Ciracas pada Rabu (12/12/2018) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.
Diduga ini merupakan buntut dari peristiwa pengeroyokan dua orang anggota TNI oleh sejumlah penjaga parkir di pertokoan Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (10/12/2018) sore sekira pukul 15.30 WIB.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Polsek Ciracas Dibakar Massa, Warga: Kami Enggak Berani Mendekat, Hp Juga Diambil
Baca tanpa iklan