Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fahri: PKS Menaruh Orang Tidak Dikenal di DKI

Untuk diketahui sebagai partai pengusung di Pilkada DKI 2017 lalu, Gerindra dan PKS akhirnya menyepakai bahwa Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Fahri: PKS Menaruh Orang Tidak Dikenal di DKI
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Fahri Hamzah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, tidak kunjung usainya polemik Wakil Gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno karena PKS mengusulkan orang yang tidak di kenal.

"Masalahnya PKS menaruh orang yang tidak dikenal kemudian tidak disetujui oleh partai partai yang akan memilihnya, akhirnya itu yang rumit," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (21/12/2018).

Untuk diketahui sebagai partai pengusung di Pilkada DKI 2017 lalu, Gerindra dan PKS akhirnya menyepakai bahwa Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno merupakan jatah PKS.

Partai pimpinan Sohibul Iman itu dikabarkan mengusulkan dua nama, mereka yakni Agung Yulianto dan Achmad Syaikhu.

Menurut Fahri apabila orang yang diusulkan adalah wakil Ketua DPRD dari fraksi PKS yakni Triwisaksana maka ceritanya akan berbeda. Fraksi DPRD DKI relatif menerima apabila yang diusulkan adalah orang tersebut.

Baca: Ketua GNPF Ulama Bakal Boikot Produk China jika Tak Ada Kejelasan dari Kedubes

"Masalahnya gini saya dengar di DKI itu orang minta kader PKS yang mengerti DKI salah satunya namanya Triwisaksana dia wakil ketua DPRD sudah menjadi anggota DPRD berkali kali dan termasuk calon gubernur, sebenarnya kalau PKS kemarin maju gubernur. Kalau orang itu yang dipilih semua oke," katanya.

Seharusnya menurut Fahri Triwisaksana lah yang diajukan PKS. Apalagi lagi bila tujuannya ingin membantu Anies Baswedan memimpin DKI.

Rekomendasi Untuk Anda

"Memang masalahnya di PKS-nya kenapa mesti memaksakan orang yang dianggap tidak dikenal dan tidak memgertin masalah DKI. ini kan mau membantu gubernur ya kan tanya juga gubernurnya maunya siapa dan seterusnya kira kira begitu," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas