Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

20 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP di Depok, Nongkrong di Warnet saat Jam Belajar

Di hadapan warga sekitar warnet, para pelajar yang terjaring diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 20 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP di Depok, Nongkrong di Warnet saat Jam Belajar
Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
ILUSTRASI BOLOS SEKOLAH - Puluhan pelajar sekolah menengah atas yang tertangkap membolos dijemur dan dibina di halaman Polres Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (23/11/2016). TRIBUN JATENG/PUTHUT DWI PUTRANTO 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menjaring 20 pelajar yang nongkrong di warnet kawasan Sukmajaya, Depok, Kamis (14/2/2019) pada jam sekolah masih berlangsung.

Salah satu warnet yang menjadi sasaran razia adalah Warnet PES di Jalan Kemakmuran, Sukmajaya.

Baca: Siswa SMP yang Tantang Guru di Kelas Itu Mengaku Kesal karena Gagal Membolos

Para pelajar itu langsung diarahkan baris berjejer di depan warnet untuk didata dan diberi pengarahan.

Di hadapan warga sekitar warnet, para pelajar yang terjaring diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Mereka pun diberi pembinaan dan nasihat agar tidak bolos lagi saat jam pelajaran. Terlebih, bermain warnet dengan pakaian seragam.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Kota Depok Yamrin Madina mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan secara rutin tiap bulan guna mengantisipasi tindak pidana yang dilakukan oleh remaja.

"Razia ini dilakukan sebagai langkah antisipasi tindakan kriminal dan kenakalan remaja. Saat jam sekolah kan memang enggak boleh. Besok kami masih lakukan penjaringan ini di taman-taman terbuka yang ada di Depok,” ucap Yamrin.

Baca: Jadi Lokasi Bolos Pelajar di Kediri, Warung Ini Diberi Peringatan

Rekomendasi Untuk Anda

Yamrin mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang muridnya terjaring razia agar pihak sekolah yang meneruskan ke orangtua untuk dipantau perilakunya.

"Dikirim ke sekolah masing-masing, arsipnya di kami. Kami serahkan kebijakan lagi ke sekolah. Terserah sekolah mau bina kayak apa, yang penting anak-anak ini tidak bisa main kembali saat jam sekolah," tutur Yamrin.

Penulis : Cynthia Lova

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Nongkrong di Warnet Saat Jam Sekolah, 20 Pelajar di Depok Terjaring Razia 

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas