Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wanita-Wanita Berkebaya Sambangi KPU RI Beri Bantuan Logistik

Aksi itu mereka lakukan dalam rangka peringatan Hari Kartini sekaligus bentuk dukungan kepada para aparat keamanan yang bertugas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Willem Jonata
zoom-in Wanita-Wanita Berkebaya Sambangi KPU RI Beri Bantuan Logistik
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Sekelompok wanita berkebaya di depan kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (21/4/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekelompok wanita mengenakan kebaya memberi bantuan logistik ke anggota TNI-Polri, yang bertugas mengamankan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Minggu (21/4/2019).

Aksi itu mereka lakukan dalam rangka peringatan Hari Kartini sekaligus bentuk dukungan kepada para aparat keamanan yang bertugas. 

Mengenakan pakaian kebaya lengkap, mereka turun dari empat rangkaian mobil. Masing-masing menenteng tumpukan nasi boks.

Mereka diketahui adalah umat Gereja City of Love Senayan. Langkahnya di inisiasi dari kesadaran bahwa aparat keamanan, khususnya yang bertugas di kantor lembaga penyelenggara Pemilu itu tengah mengemban tugas cukup berat.

"Kami ingin menunjukan dukungan untuk TNI dan Polri. Kami sadar betul bahwa ini tugas negara yang nggak gampang," ujar Pendeta Gereja City of Love, Zifki Priatelna saat ditemui usai memberikan bantuan di lokasi, Minggu (21/4/2019).

Baca: Peringati Hari Kartini, Sriwijaya Air Gelar Fashion Show hingga Bagi-bagi Cokelat di Pesawat

Meski katanya bantuan yang diberikan tidak seberapa, namun segala tindak tanduk pengamanan TNI-Polri di KPU tetap mereka apresiasi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Walaupun bantuannya kecil, tapi tetap kami dukung. Pesannya cuma satu, kami sama-sama TNI-Polri menjaga kesatuan NKRI," sebut dia.

Umat Gereja City of Love, kata Zifki, juga mengucapkan belasungkawa kepada anggota TNI-Polri yang gugur dalam tugas mengawal keamanan proses pemungutan suara hingga rekapitulasi pada Rabu (17/4) kemarin.

"Anggota yang meninggal itu semacam konsekuensi tugas. Kami bersimpati, kami juga berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan. Mereka adalah Real Hero," pungkas dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas