Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KPU Dituding Tak Netral, Partai Golkar Jakarta Tolak Hasil Pemilu 2019

Rudy juga menilai Bawaslu Jakarta Timur sebagai pengawas Pemilu 2019 membiarkan pelanggaran yang dilakukan penyelenggara Pemilu.

KPU Dituding Tak Netral, Partai Golkar Jakarta Tolak Hasil Pemilu 2019
TRIBUN JAKARTA/TRIBUN JAKARTA
Koordinator saksi Partai Golkar Rudy Darmawanto di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (15/5/2019). 

DAA 1 merupakan hasil rekapitulasi setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di satu kelurahan, sedangkan DA 1 merupakan hasil rekapitulasi setiap kelurahan di satu kecamatan.

"PPK Cakung baru menyelesaikan DAA 1, tapi dikira sudah menyelesaikan DA 1. Sehingga anggota KPU Jakarta Timur meminta kotak dibawa ke tingkat kota," kata dia.

Baca: Akhirnya Mendagri Kirim Radiogram: Gaji Ke-13 untuk PNS Dibayarkan Juni, THR Dicairkan H-10 Lebaran

Sebagai informasi, rencananya rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat kota Jakarta Timur kembali berlanjut hari ini sebelum nanti dibawa ke Hotel Bidakara tempat pleno tingkat Provinsi DKI digelar.

Tanggapan Bawaslu 

Ketua Bawaslu Jakarta Timur, Sakhroji menyayangkan adanya saksi dari Partai Golkar yang walk out saat rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat kota Jakarta Timur pada Rabu (15/5/2019) kemarin.

Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji (RANGGA BASKORO)
Meski ia mengakui walk out merupakan hak pribadi, namun rapat pleno merupakan rangkaian Pemilu 2019 yang merupakan hajat seluruh masyarakat Indonesia.

"Proses rekapitulasi ditingkat Kota merupakan hajatan kita bersama, selayaknya diikuti oleh semua peserta pemilu, Kami merasa kehilangan saksi yang kritis," kata Sakhroji di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (16/5/2019).

Lantaran rapat pleno rekapitulasi Jakarta Timur kembali molor dan menyisakan satu kecamatan yakni Pulo Gadung, Sakhroji berharap saksi Partai Golkar kembali mengikuti pleno.

Dia menjamin Bawaslu Jakarta Timur menerima seluruh laporan pelanggaran dan mengusutnya selama pelapor memiliki bukti yang dapat menunjukkan kebenaran laporan tersebut.

"Harapan kami nanti masih ada satu kecamatan tersisa, semua peserta pemilu dapat hadir mengikuti proses rekapitulasi," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas