AHY Ucapkan Terima Kasih kepada Semua Pihak yang Bantu Proses Pemakaman Ibunya
Saudi (36), satu penggali yang bertugas menggali makam Ani mengaku sedih saat ditugaskan anggota Garnisun menggali pusara.
Editor: Hasanudin Aco
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewakili keluarga besar memberikan sambutan saat proses pemakaman ibunya, Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata sore tadi.
Koordinator Protokol dan Tim Pemandu TMP Kalibata, Saumalani mengatakan AHY mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu prosesi pemakaman.
"Dia mengucapkan terima kasih secara keseluruhan, kepada pemerintah. Pihak Garnisun dan pihak yang membantu prosesi pemakaman, jadi menyeluruh," kata Saumalani di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019).
Baca: Ini yang Diucapkan SBY Saat Bersalaman dengan Megawati Soekarnoputri di TMP Kalibata
Baca: Divonis Kanker Darah, Sambil Menitikkan Air Mata Ini Kata-kata Ani Yudhoyono pada Keluarganya
Saumalani menuturkan tim yang bertugas menutup liang lahat Ani merupakan terdiri dari 10 anggota dan juga bertugas saat menggali makam kemarin siang.
Dia menyebut tak ada yang berbeda dari proses pemakaman putri alm. Letnan Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dengan pemakaman tokoh lain yang dikibur di TMP Kalibata.
"Enggak ada, semua sama. Prosesi pemakaman dari awal sampai akhir semua sama. Seusai dengan rundown dari protokeler. Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala," ujarnya.
Saudi (36), satu penggali yang bertugas menggali makam Ani mengaku sedih saat ditugaskan anggota Garnisun menggali pusara.
Pria yang pernah berjabat tangan dan berbincang dengan SBY itu teringat jasa Ani sebagai Ibu Negara periode 2004-2014 selaku penggagas program Perpustakaan Keliling.
"Saya ingat jasa-jasa Ibu Ani, bikin perpustakaan keliling untuk anak-anak biar pintar. Benar-benar sosok wanita yang hebat, peduli terhadap sesama. Tahu pentingnya pendidikan," tutur Saudi.
Dalam sambutannya, AHY mengatakan kondisi ibunya sempat membaik sehingga keluarga optimis Ani bakal sembuh dari penyakit kanker darah yang diderita.
Namun Tuhan berkehendak lain, Ani yang sejak tanggal 2 Februari 2019 dirawat di National University Hospital (NUH), Singapura dan meninggal pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu setempat.
"Selamat jalan Memo, we love you and we miss you forever," kata AHY.