Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Paskibraka Meninggal Dunia

Cerita Pilu yang Bikin Wakil Wali Kota Tangsel Nangis di Depan Jenazah Aurel, Sedihnya Ucapan Bunda

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie tak kuasa menahan air matanya saat melihat langsung jenazah Aurellia Quratu Aini (16).

Cerita Pilu yang Bikin Wakil Wali Kota Tangsel Nangis di Depan Jenazah Aurel, Sedihnya Ucapan Bunda
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat melayat almarhum Aurellia Qurratuaini, Paskibraka Tangsel di kediamannya di bilangan Cipondoh, Tangerang, Kamis (1/9/2019) 

Sambil menunggu proses penyelidikan rampung, Pemkot Tangsel juga segera berbenah terkait permasalahan ini.

Benyamin menyatakan pihak Persatuan Paskibraka Indonesia (PPI) Tangsel tidak lagi dilibatkan dalam proses latihan.

"Kami langsung melakukan evaluasi. Dari pihak senior Paskibraka ditarik keluar. Sekarang yang melatih hanya dari unsur TNI saja," kata Benyamin.

"Para anggota juga yaitu teman - teman Aurel diberikan pendampingan piskolog dan medis. Hal ini dilakukan agar menjaga psikis anak setelah kematian Aurel," paparnya.

Luka Lebam dan Paksaan Pelatih PPI
Kendati demikian fakta baru perlahan - lahan mulai terungkap.

Salah seorang anggota Paskibraka perempuan membeberkan mengenai perlakukan oknum seniornya di Paskibraka. Ia meminta agar namanya tak disebut dalam pemberitaan.

"Ada luka lebam karena disuruh push up dengan tangan mengepal oleh senior," ujarnya saat dijumpai Warta Kota di Jalan Raya Serpong, Cilenggang, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tangerang Selatan, Selasa (6/8/2019).

Sejumlah anggota Paskibraka perempuan lainnya juga mengalami hal serupa. Pengamatan Warta Kota, tampak jelas luka - luka bekas lebam di tangan anak - anak ini.

"Semuanya juga sama disuruh push up tangannya mengepal, jadinya ada bekas luka ini," ucapnya.

Anggota Paskibraka yang dimaksud juga membeberkan terkait tekanan oknum senior tersebut kepada para anggota Paskibraka Tangerang. Dengan melakukan teror psikis yang diberikan. "Dimarah - marahin, buku diary juga pada disobek," kata dia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas