Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satu Kantong Plastik Berisi Uang Untuk Penghina Driver Gojek

Uang tersebut dikumpulkan dengan menggunakan kantong plastik tranparan untuk diberikan ke Shamsubahrin Ismail melalui Kedubes Malaysia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Satu Kantong Plastik Berisi Uang Untuk Penghina Driver Gojek
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
demo gojek 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Uang koin terus mengalir dari kantong para driver Gojek yang melakukan aksi di depan gedung Kedutaan Besar Malaysia di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Uang tersebut dikumpulkan dengan menggunakan kantong plastik tranparan untuk diberikan ke Shamsubahrin Ismail melalui Kedubes Malaysia

"Kami tidak miskin, ayo siapa lagi yang menyumbang untuk ongkos Shamsubahrin ke sini (Indonesia)," ujar Bili Kurniawan yang merupakan koordinator aksi melalui pengeras suasa di atas mobil komando. 

Baca: Cina Berinvestasi di Ibu Kota Baru Indonesia?

Terlihat, salah satu driver Gojek mengangkat kantong plastik berupa uang koin dan bahkan ada uang pecahan Rp 100 ribu. 

Teriakan demi teriakan terus digaungkan para driver Gojek menuntut Shamsubahrin untuk meminta maaf secara langsung, kepada driver Gojek dan pemerintah Indonesia karena telah menghina dengan menyebut miskin.

Baca: Dua Mahasiswa Unmul Diduga Mesum Saat KKN, Ini Sanksinya

Dalam aksi ini, perwakilan Kedubes Malaysia Abu Bakar telah menerima tuntutan driver Gojek agar Syamsubahrin meminta maaf secara langsung kepada para driver Gojek

Namun, Ia belum dapat memastikan dapat mendatangkan Syamsubahrin atau tidak. Ia pun menyesalkan ada kata-kata penghinaan yang dilontarkan warga Malaysia. 

Baca: Bawa 1.500 Bendera Bintang Kejora, Polisi Masih Periksa Sayang Mandabayan

Rekomendasi Untuk Anda

"Memang tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan seperti itu. Kami dari pihak Kedubes mengupayakan untuk meminta maaf dari beliau," ucap Abu Bakar. 

Para driver Gojek yang melakukan aksi di Kedubes Malaysia sekitar 400 orang dengan membawa atribut bendera Indonesia serta kertas yang bertuliskan menuntut Syamsubahrin meminta maaf.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas