Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anies Yakin Buku Murah Tidak Akan Laku Jika Daya Baca Masyarakat Rendah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan buku yang harganya disubsidi pun tidak akan laku, jika daya baca masyarakatnya rendah.

Anies Yakin Buku Murah Tidak Akan Laku Jika Daya Baca Masyarakat Rendah
Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan buku yang harganya disubsidi pun tidak akan laku, jika daya baca masyarakatnya rendah.

Ia mencontohkan, salah satu buku karya Thomas Piketty berjudul "Capital in the Twenty-First Century", setebal 800 halaman.

Anies ragu jika buku tebal itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan subsidi besar dari negara hingga harganya jadi terjangkau, belum tentu masyarakat mau membelinya.

"Kira-kira laku tidak? Jadi jangan salahkan harga dulu. Asumsikan harganya disubsidi habis-habisan sehingga dari harga Rp 800 ribu, jadi cuma Rp 30 ribu. Saya hampir yakin, tidak laku. Bukan persoalan harganya, tapi persoalan daya bacanya," terang Anies dalam sambutannya di Indonesia Internasional Book Fair (IIBF) 2019, JCC, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

"Saya agak khawatir bahwa sesungguhnya di Indonesia itu, bukan kita tidak punya minat baca, minat bacanya mungkin ada, tapi daya bacanya yang rendah," imbuh dia.

Maka dari itu, Anies menyebut target utama para pemangku kepentingan jangan cuma fokus meningkatkan minat, tapi juga daya baca masyarakat.

Baca: Unggah Foto Selfie dengan KTP Ternyata Bisa Berbahaya, Inilah Tips Aman Agar Tak Kena Tipu

Baca: Terjerat Skandal Asusila, Rumah Mantan Bek Timnas Jerman Digeledah

"Karena itu target yang harus kita dorong sesungguhnya bukan hanya meningkatkan minat baca," katanya.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini kemudian menyindir masyarakat yang punya daya dan minat baca tinggi untuk aplikasi WhatsApp.

"Alhamdulillah, minat baca kita tinggi, minat baca WA. Itu cukup tinggi. Bangun lagi buka WA, minat baca tinggi. Tapi WA pun begitu agak panjang skip. Karena itu kalau kita lihat novel bagus, panjang dan laku keras, maka kita harus berterima kasih kepada penulisnya. Karena sudah merangsang daya baca," ucap dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas