Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ganjil Genap

Kawasan Gunung Sahari dan Tomang Raya Paling Banyak Pelanggar Ganjil Genap Pagi Ini

Total jumlah pelanggar ganjil genap di kawasan Jakarta Utara sejak pukul 06.00 sampai pukul 10.00 mencapai 251 tilang.

Kawasan Gunung Sahari dan Tomang Raya Paling Banyak Pelanggar Ganjil Genap Pagi Ini
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Rambu tulisan "Exit Tol Kawasan Ganjil Genap" dipasang jelang pintu keluar Jalan Tol Lingkar Dalam Wiyoto Wiyono, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019). Pemprov DKI Jakarta akan mulai memberlakukan perluasan sistem ganjil genap di kawasan itu pada 9 September 2019. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebijakan perluasan ganjil genap mulai diterapkan pada hari ini, di beberapa ruas jalan di Jakarta.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir, mengatakan pelanggar ganjil genap paling banyak ditemui di ruas-ruas baru. Salah satunya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Utara.

"Salah satunya di Jalan Gunung Sahari, tepatnya di traffic light Bintang Mas. Karena masih baru, mungkin banyak yang tidak tahu," ujar Nasir di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Total jumlah pelanggar ganjil genap di kawasan Jakarta Utara sejak pukul 06.00 sampai pukul 10.00 mencapai 251 tilang. Dari angka itu, pelanggar di lampu lalu lintas Bintang Mas mendominasi.

Pelanggaran ganjil genap terbanyak selanjutnya ada di Jakarta Barat dengan 153 tilang.

Di kawasan Jakarta Barat, pelanggar yang ditilang setelah keluar dari jalan tol Jakarta - Tangerang yang masuk ke Tomang Raya dan S Parman.

Baca: Suarakan Keterwakilan Perempuan pada Pimpinan dan Alat Kelengkapan MPR, DPR, DPD, Hingga DPRD

"Banyak yang komplain, keluar tol langsung masuk ganjil genap, ke kanan, maupun lurus," ungkap Nasir.

Seperti diketahui, pemberlakuan kebijakan sistem ganjil-genap di 25 titik ruas jalan di Jakarta mulai diberlakukan sejak hari ini. Pengendara yang melanggar akan diganjar denda Rp 500 ribu.

Hukuman penjara maupun denda Rp 500 ribu tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ganjil-genap sendiri akan berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Berikut ini 25 rute ganjil-genap yang diperluas;

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jl Ketimun 1 sampai simpang Jl TB Simatupang)

11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jl Tomang Raya sampai Simpang Jl KS Tubun)
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Panjaitan
20. Jalan Jenderal A Yani (mulai dari simpang Jl Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jl Bekasi Timur Raya)

21. Jalan Pramuka
22. Jalan Selemba Raya sisi barat, Jalan Salemba Raya sisi timur
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalam Gunung Sahari

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Ganjil Genap

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas