Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PWI Peduli dan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia Siap Bersinergi Salurkan Pangan yang Terbuang

Ketua PWI Peduli, M Nasir mengatakan, PWI Peduli Pusat dan daerah siap bersinergi dengan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia atau Foodbank of Indonesia

PWI Peduli dan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia Siap Bersinergi Salurkan Pangan yang Terbuang
dok PWI DKI Jaya
Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari berfoto bersama Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia Wida Septarina, pengurus IKWI dan PWI Peduli, sesusai sharing pengalaman bersama Wida. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua PWI Peduli, M Nasir mengatakan, PWI Peduli Pusat dan daerah siap bersinergi dengan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia atau Foodbank of Indonesia di bidang sosial dengan bertujuan untuk membantu keadilan akses pangan dan mengurangi makanan yang terbuang di Indonesia.

"PWI Peduli Pusat dan daerah siap bersinergi dengan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia membantu keadilan akses pangan dan mengurangi makanan yang terbuang di Indonesia," ungkap M. Nasir saat berbincang tentang kegiatan sosial di bidang pangan bersama Wida Septarina, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia di Kantor PWI, Gedung Dewan Pers Lantai 4, Kebon Siri, Jakarta Pusat, Senin, (9/9/2019).

Hadir dalam sharing pengalaman itu, para pengurus PWI Peduli dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Pusat Indah Kirana.

Sementara itu Wida Septarina mengakui, berdasarkan penelitian yang dilakukan FAO (Food and Agriculture Organization) makanan yang terbuang mencapai 1,3 miliar ton per tahun.

"Dan, seperempat dari makanan yang terbuang itu cukup untuk memberi makan 870 juta orang kelaparan di dunia. Ini fakta mengejutkan terkait limbah sampah yang dihasilkan di seluruh dunia.," tutur Wida Septarina

Di Indonesia, dijelaskannya makanan yang terbuang merupakan permasalahan besar. Misalnya, produksi sampah di Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta, setiap harinya ada 7.500 ton sampah yang diangkut, dan sekitar 54 persen dari sampah itu adalah sampah makanan yang sudah dikonsumsi maupun saat diproduksi.

Lebih parah lagi, Indonesia menempati urutan kedua setelah Arab Saudi yang tercatat paling besar membuang makanan di dunia, padahal masih banyak yang kelaparan.

Kedepanya, terkait aksi sosial bersama PWI Peduli, Wida Septarina siap berkolaborasi dengan PWI Peduli untuk mendisain program-program kegiatan sosial.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas