Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ribut-ribut Perusahaan Pelat Merah Soal Selisih Rp300 M Proyek Stadion BMW, Ini Kata Anies

Menurutnya pelelangan pemenang tender yang ditangani oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) lewat panitia lelang sudah menjalankan proses sebagaimana me

Ribut-ribut Perusahaan Pelat Merah Soal Selisih Rp300 M Proyek Stadion BMW, Ini Kata Anies
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Anies Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut berkomentar soal tudingan kejanggalan penentuan pemenang tender proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), di Jakarta Utara.

Menurutnya pelelangan pemenang tender yang ditangani oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) lewat panitia lelang sudah menjalankan proses sebagaimana mestinya.

Anies pun mengaku heran ketika mendengar sesama peserta lelang yang notabene adalah perusahaan berpelat merah alias BUMN, meributkan keputusan pemenang lelang, bahkan hingga saling jegal.

"Ini sama-sama mau membangun untuk kepentingan publik maka siapapun yang mendapatkan tugas sesungguhnya adalah dua-duanya milik negara. Jadi kalau satu adalah milik asing, lalu asing dimenangkan, yang Indonesia dikalahkan, bolehlah kita lihat lebih jauh. (Tapi) Ini sama-sama BUMN justru harusnya saling support semangatnya begitu," ungkap Anies di Monas, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

"Kurang sehat ini masa sesama BUMN saling jegal," imbuh dia.

Baca: Prihatin, Pimpinan KPK Seharusnya Paham Mereka itu Pelaksana Bukan Pembuat UU

Mantan Mendikbud ini khawatir, justru jika sikap kurang terima tetap berlanjut, hal ini bisa berdampak pada tertundanya pembangunan stadion bertaraf FIFA yang direncanakan rampung pada 2021 mendatang.

Anies pun meminta agar persoalan ini tak lagi berlanjut panjang dan disetop.

"Ini adalah anak bangsa mau membangun untuk bangsa lalu jegal menjegal nanti ya bisa menunda kegiatan pembangunan. Berhentilah cakar-cakaran," jelas dia.

Sebagaimana diketahui PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) melalui panitia tender pada Rabu (21/8) lalu mengumumkan Kerjasama Operasional (KSO) Wika Gedung-Jaya Konstruksi-PT PP (KSO WG-JAKON-PP) sebagai pemenang tender proyek Jakarta International Stadium (JIS) atau beken dengan nama Stadion BMW, senilai Rp 4,4 triliun.

Merujuk pada dokumen yang diterima Tribunnews.com, dalam berkas Pengumuman Hasil Evaluasi Teknis Sampul I Nomor 002/KU5000/102/VIII/2019 tanggal 2 Agustus 2019, juga dari hasil pembukaan dokumen penawaran harga berdasarkan Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran Harga (Sampul II) Nomor: BA.PK-04/VKCM_JIS/VIII/2019 tanggal 5 Agustus 2019, penawaran KSO WG-JAKON-PP sebesar Rp4,08 triliun.

Sedangkan pesaingnya yaitu KSO Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya-Indah Karya menawarkan harga lebih rendah, Rp3,78 triliun.

Meski lebih murah Rp300 miliar, KSO yang digawangi PT Adhi Karya ini gagal keluar sebagai pemenang tender.

Kata Anies, berapa pun nominal biaya yang ditawarkan masing-masing KSO, jumlah uang tersebut punya muara yang sama, yakni mengalir masuk ke negara.

"Kalaupun yang satu ditugaskan BUMN ya dua-duanya BUMN. Dua-duanya negara. Berapa pun uang yang diberikan itu masuknya ke negara," tegas Anies.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas