Tribun

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Aksi Anarkis Massa Berlangsung Lewat Dini Hari di Sekitaran Gedung DPR

Hingga dini hari, sekira pukul 00.10 WIB, Rabu (25/9/2019) kericuhan bergeser ke flyover Slipi, Jakarta Barat

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Fajar Anjungroso
Aksi Anarkis Massa Berlangsung Lewat Dini Hari di Sekitaran Gedung DPR
TRIBUN/DANY PERMANA
Mahasiswa dari berbagai almamater terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian usai berunjuk rasa di depan Gedung Parlemen DPR-MPR Jakarta, Selasa (24/9/2019). Mahasiswa menuntut agar RKUHP dan RUU KPK dibatalkan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kericuhan aksi massa di sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, belum juga berakhir.

Hingga dini hari, sekira pukul 00.10 WIB, Rabu (25/9/2019) kericuhan bergeser ke flyover Slipi, Jakarta Barat, dan sekitaran Hotel Mulia, Senayan.

Massa mulai bergeser. Aparat kepolisian bergerak menjauhkan massa dari Gedung DPR MPR. Situasi di depan Gedung DPR arah Semanggi, mulai kondusif.

Hanya bekas gas air mata yang masih menyengat. Sampah-sampah botol plastik berserakan di atas tanah. Ratusan aparat masih berjaga hingga ke area Gedung TVRI.

Baca: Aksi Massa Belum Reda, Belasan Truk Marinir Padati Kompleks Parlemen

Namun, kericuhan masih terjadi di Gedung DPR arah flyover Slipi. Massa melempari batu ke arah polisi. Tembakan gas air mata diletuskan. Massa masih bertahan.

Sementara di belakang Gedung DPR, Jalan Gelora, masih terdengar sesekali bunyi petasan. Brimob Polri masih berjaga dengan tameng lengkap, dan tameng.

Aparat kepolisian memukul mundur massa dari Hotel Mulia Senayan, ke arah Senayan City. Satu pos penjaga di gerbang belakang Gedung DPR terlihat hancur. Kaca pecah berserakan.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas