Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bergaya Bak Ninja, Hunter Curi Kotak Amal di Wihara Kampung Bali

Pelaku pencurian kotak amal di Wihara Hok Tek Ceng Sin, Jalan Fachruddin, kelurahan Kampung Bali, Jakarta Pusat, diringkus polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Bergaya Bak Ninja, Hunter Curi Kotak Amal di Wihara Kampung Bali
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Pelaku pencurian kotak amal berinisial RB alias Hunter (kiri), saat melakukan konferensi pers di kantor Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaku pencurian kotak amal di Wihara Hok Tek Ceng Sin, Jalan Fachruddin, kelurahan Kampung Bali, Jakarta Pusat, diringkus aparat Polsek Metro Tanah Abang.

Pelaku berinisial RB alias Hunter (31) ditangkap setelah kepolisian menerima laporan dari pihak wihara terkait pencurian kotak amal yang terjadi, Sabtu (21/9/2019).

Berbekal laporan tersebut, kepolisian pun bergerak cepat untuk melacaknya.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono, mengatakan pihaknya segera mencari bukti-bukti.

Mulai dari rekaman CCTV dan sejumlah saksi yang saat kejadian berada di wihara.

Baca: Nikita Mirzani Dekat dengan Bule Prancis, Ceritakan Bakal Datang ke Indonesia: Gue Gak Mau Kesepian

Dari rekaman CCTV, kata Lukman, pelaku terlihat mengenakan kain untuk menutup wajahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pelaku ini seorang laki-laki menggunakan tutup muka seperti ninja. Dengan melompat pagar, mencongkel jendela, dan akhirnya dia mengambil uang yang berada di kotak amal dari vihara tersebut," ujar AKBP Lukman Cahyono saat konferensi pers di kantornya, Selasa (8/10/2019).

Seorang saksi pun mengenal ciri-ciri pelaku.

"Di antara mereka ada yang mengenali ciri-ciri bahwa si pelaku ini adalah seorang pemuda yang tinggalnya tidak jauh dari wihara tersebut," ujarnya.

Baca: Hewan Ternak di Ponorogo Mati Misterius, Saksi Mengaku Lihat Sosok Berbentuk Hewan Hitam Saat Malam

Kemudian, lanjutnya, pihak Polsek Metro Tanah Abang melakukan penyelidikan beberapa hari hingga akhirnya berhasil menemukan rumah pelaku.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono (kedua dari kiri)
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono (kedua dari kiri), saat memegang barang bukti milik pencuri kotak amal, pada konferensi pers di kantornya, Selasa (8/10/2019).

"Awalnya tersangka tidak mengaku. Setelah kami dalami, ternyata yang bersangkutan mengaku. Berdasarkan pengakuannya, dia memang mengambil uang ini dari kotak amal. Namun dia mengaku hanya sekira Rp 1,5 juta," kata Lukman.

Padahal, lanjutnya, menurut keterangan dari pengurus wihara, kotak amal tersebut sekira 15 hari dapat terkumpul sampai Rp 30 jutaan.

Baca: Kondisi Arema FC Seusai Tundukkan PSM Makassar: Singo Edan Tanpa Hamka Hamzah, Empat Pilar Pulih

"Dugaan dari pengurus wihara tersebut, itu lebih dari Rp 1,5 juta. Mungkin sekira Rp 5 juta," ucap Lukman.

Berdasarkan pengakuan pelaku, sambungnya, uang hasil mencuri tersebut dipergunakan untuk membayar hutang dan pesta.

"Uangnya untuk bersenang-senang, untuk minum," ujar Lukman.

Untuk bayar utang dan minum-minum

Pelaku pencuri kotak amal wihara, Hunter, mengatakan uang hasil mencuri tersebut dipergunakan untuk bayar hutang.

"Untuk bayar hutang, minum-minum, dan lain-lain. Baru di wihara saja saya melakukan itu," ucap Hunter di Mapolsek Tanah Abang, Selasa (8/10/2019).

Pelajari situasi sejak lama

Hunter telah mempelajari situasi Wihara Hok Tek Ceng Sin sejak lama sebelum melakukan aksinya.

"Karena tempat tinggal pelaku dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP), pelaku sering mondar-mandir di sekitar wihara," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKPB Lukman Cahyono, saat konferensi pers di kantornya, Selasa (8/10/2019)

Menurut Lukman, Hunter secara mudah mempelajari situasi dan mengetahui letak kotak amal lantaran wihara tersebut terbuka untuk umum.

"Karena tempat umum juga untuk orang-orang beribadah, dia mempelajari bagaimana tempat penyimpanan kotak amal, dia sudah paham," ucap Lukman.

Baca: Alasan Ruben Onsu dan Sarwendah Pilih Adopsi Betrand Peto Secara Adat NTT di Tanggal 5, Sarat Makna

Baca: Menantu yang Tewas Dibacok Mertua Sempat Janjikan Satu Hal Sebelum Kematiannya

Agar wajahnya tidak ketahuan, lanjutnya, Hunter mengenakan penutup wajah.

"Harapannya kata pelaku agar tidak ada yang bisa mengenali. Tapi berdasarkan postur, gerak-gerik tubuh, dan gesturnya itu bisa dikenali oleh beberapa orang saksi yang kami periksa," ujarnya.

Nahas, kamera CCTV yang berada di sekitaran wihara tersebut telah merekam aksi Hunter hingga akhirnya diamankan Polsek Metro Tanah Abang.

Akibat ulahnya, Hunter dikenakan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Polsek Metro Tanah Abang pun telah mengamankan barang bukti dari pelaku.

Di antaranya brangkas kotak amal, flashdisk berisi rekaman CCTV, jaket hitam, celana pendek cokelat, kaos, dan sepasang sandal jepit hitam.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bergaya Bak Ninja, Seorang Pria Congkel Jendela Lalu Curi Kotak Amal Wihara di Kampung Bali 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pelaku Pencurian Kotak Amal di Wihara Kampung Bali telah Mempelajari Situasi Tempat 

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas